Jay Z Beri Penghormatan pada George Floyd Lewat Iklan Berwarna di Koran-koran

3 Juni 2020 17:24 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jay Z Beri Penghormatan pada George Floyd Lewat Iklan Berwarna di Koran-koran
Jay Z juga menelepon Gubernur Minnesota agar mendiang George Floyd mendapat keadilan di dunia. #kumparanhits
kumparanHITS
Jay Z. Foto: AFP/ ADRIAN SANCHEZ-GONZALEZ
zoom-in-whitePerbesar
Jay Z. Foto: AFP/ ADRIAN SANCHEZ-GONZALEZ
Jay Z adalah salah selebriti dunia yang turut berduka dan kecewa akan apa yang terjadi pada George Floyd. Ya, Floyd adalah pria berdarah Afrika-Amerika yang meninggal dunia setelah lehernya ditindih oleh kaki polisi bernama Derek Chauvin di Minneapolis, Minnesota, AS, selama 8 menit 46 detik.
Untuk menghormati dan mengenang kepergian Floyd, rapper tersebut dan label musiknya, Roc Nation, mengiklankan ucapan belasungkawa di beberapa koran yang tersebar di AS, mulai dari New York Times, Los Angeles Times, Chicago Tribune, sampai Philadelphia Enquirer.
Iklan tersebut bisa kamu lihat di Instagram Roc Nation. Ucapan belasungkawa yang diiklankan cukup panjang dan bagian awalnya mengutip ucapan Martin Luther King Jr.
Penghormatan Jay Z dan Roc Nation untuk George Floyd. Foto: Instagram @rocnation
"Satu-satunya cara kita untuk benar-benar bisa mencapai kebebasan adalah, dengan mencangkok rasa takut akan kematian. Tapi, jika seseorang belum menemukan sesuatu yang membuatnya rela mati, orang itu tak layak hidup," bunyi paragraf pertama iklan dari Jay Z dan Roc Nation.
"Jauh di lubuk hati kita, kepercayan akan penolakan kekerasan adalah sebuah keyakinan, bahwa ada beberapa hal yang sangat disayangi, begitu banyak hal yang sangat berharga, hal-hal yang benar selamanya, sehingga mereka layak untuk dibawa mati," lanjut pernyataan dalam paragraf itu.
Jay Z. Foto: REUTERS/Mike Blake
Paragraf ke-2 pun menjelaskan lebih detail apa maksud dari paragraf pertama.
"Seorang pria mati ketika dia menolak untuk membela apa yang benar. Seorang pria mati ketika dia menolak untuk membela keadilan. Seorang pria mati ketika dia menolak untuk membela apa yang sebenarnya nyata. Jadi, kita akan berdiri di tengah-tengah. Kita akan berdiri di sini, di tengah-tengah anjing polisi, jika mereka memilikinya. Kita akan berdiri di tengah gas air mata!" bunyi paragraf ke-2.
Paragraf ke-3 pun ditutup dengan, "Kita akan berdiri di tengah apa pun yang bisa mereka kumpulkan, membiarkan dunia tahu bahwa kita bertekad untuk bebas."
Seorang warga melintasi mural dengan gambar wajah George Floyd di Taman Mauer, Berlin, Jerman. Foto: Odd ANDERSEN / AFP
Selain Jay Z dan Roc Nation, iklan tersebut juga dipersembahkan oleh berbagai organisasi. Beberapa di antaranya adalah The Innocence Project, Until Freedom, dan Women’s Global Initiative.
Tak hanya itu, nama pengacara George Floyd, orang tua Botham Jean, DJ Henry, dan Antwon Rose II, tiga pria berkulit hitam yang juga tewas di tangan polisi, juga tersemat dalam iklan tersebut.
Sebelumnya, Jay Z sudah lebih dulu bicara dengan Gubernur Minnesot, Tim Walz, mengenai kematian Floyd. Dia mengungkapkan hasil percakapannya dengan Walz lewat akun Instagram Roc Nation.
"Setelah berbincang dengan sungguh-sungguh, terima kasih kepada Gubernur Walz telah melakukan hal yang benar dan memanggil Jaksa Agung Keith Ellison untuk mengambil alih kasus George Floyd. Sebelumnya, Gubernur Walz bilang bahwa dia telah melakukan percakapan yang manusiawi denganku," ujar suami Beyonce itu.
"Dia adalah seorang ayah dan pria kulit hitam yang terluka. Ya, aku juga manusia, ayah, dan lelaki kulit hitam yang terluka, dan aku bukan satu-satunya. Sekarang, aku bersama negara yang sedang sakit, memanggil Jaksa Agung Ellison untuk melakukan hal yang benar dan menuntut mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan George Floyd," sambungnya.
Jay Z. Foto: AFP/ ROBYN BECK
Menutup unggahannya, pelantun lagu 99 Problems tersebut mengatakan bahwa percakapannya dengan Walz hanyalah langkah pertama. Dia bertekad untuk memperjuangkan keadilan dan tak akan berhenti.
"Aku membujuk setiap politisi, jaksa penuntut, dan kantor di negara ini untuk berani melakukan apa yang benar. Milikilah keberanian untuk memandang kami (komunitas kulit hitam) sebagai manusia, ayah, saudara lelaki, saudara perempuan, dan ibu yang terluka. Setelahnya, lihatlah dirimu sendiri," tutupnya.
Trending Now