LSF soal Film Merah Putih One For All: Nihil Pelanggaran Konten

14 Agustus 2025 12:00 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
LSF soal Film Merah Putih One For All: Nihil Pelanggaran Konten
Lembaga Sensor Film atau LSF mengungkapkan alasan mereka meloloskan film animasi Merah Putih One For All. Simak berita lengkapnya di sini.
kumparanHITS
Ketua Lembaga Sensor Film, Naswardi di Kawasan Thamrin, Jakarta Pusat. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Lembaga Sensor Film, Naswardi di Kawasan Thamrin, Jakarta Pusat. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
Lembaga Sensor Film (LSF) mengungkapkan alasan mereka meloloskan film animasi Merah Putih One For All. Film garapan rumah produksi Perfiki Kreasindo ini banjir kritikan karena kualitasnya yang dianggap buruk.
Ketua LSF, Naswardi, mengatakan tugas LSF adalah menyensor konten berdasarkan enam kriteria yang sudah ditetapkan, yakni ada atau tidaknya unsur pornografi, kekerasan, narkotika, perendahan harkat martabat, penistaan agama, dan perbuatan melawan hukum.
"Di film ini semuanya nihil. Jadi kami sudah terbitkan surat tanda lulus sensornya," kata Naswardi di kawasan Jakarta Selatan, belum lama ini.
Poster film animasi Merah Putih. Foto: Dok. Istimewa

Lembaga Sensor Film Sudah Lakukan Pemeriksaan Mendetail terhadap Film Animasi Merah Putih One For All

Naswardi memastikan bahwa LSF sudah melakukan pemeriksaan secara detail terhadap film animasi Merah Putih One For All. Hasilnya, tidak ditemukan pelanggaran terkait enam kriteria yang sudah ditetapkan.
"Semua kriteria yang kita punya di dalam proses penilaian itu terpenuhi," tutur Naswardi.
Naswardi menyatakan LSF juga mendengar kritik tajam dari publik terhadap kualitas film Merah Putih One For All. LSF tidak bisa berbuat apa-apa, karena itu di luar ranah mereka.
"Itu memang menjadi bagian dari proses yang mestinya harus diperhatikan oleh pembuat, pemilik, karena kaitannya tentu dengan...apa namanya...apresiasi penonton," ucapnya.
Terkait penilaian terhadap film Merah Putih One For All, Naswardi mengatakan, hal itu bisa diberikan oleh para kritikus film maupun penonton.
Produksi film Merah Putih One For All. Foto: Instagram/ @totosoegriwo
Film Merah Putih One For All banjir kritikan usai trailernya dirilis dan viral di media sosial. Kualitas animasi yang dihadirkan dinilai asal-asalan.
Film tersebut disutradarai oleh Endiarto yang juga bertindak sebagai produser eksekutif. Merah Putih One For All tayang di bioskop mulai 14 Agustus 2025.
Trending Now