Padi Reborn Rilis Lagu Ego, Pemanasan Album Baru dan Konser Spektakuler 28 Tahun

11 November 2025 13:00 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Padi Reborn Rilis Lagu Ego, Pemanasan Album Baru dan Konser Spektakuler 28 Tahun
Vokalis Padi Reborn menjelaskan bahwa single Ego merefleksikan sifat yang melekat pada setiap manusia.
kumparanHITS
Para personel Padi Reborn, Fadly (vokal), Yoyo (drum), Piyu (gitar), Ari (gitar), dan Rindra (bass) berpose ketika menyampaikan keterangan pers di Sarinah, Jakarta Pusat, Jumat (7/11/2025). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Para personel Padi Reborn, Fadly (vokal), Yoyo (drum), Piyu (gitar), Ari (gitar), dan Rindra (bass) berpose ketika menyampaikan keterangan pers di Sarinah, Jakarta Pusat, Jumat (7/11/2025). Foto: Dok. Istimewa
Grup musik legendaris Padi Reborn kembali menggebrak industri musik Tanah Air lewat single Ego yang dirilis Jumat (7/11). Lagu ini menandai gerbang menuju album terbaru mereka yang diberi tajuk Dua Delapan, sekaligus pemanasan untuk konser perayaan 28 tahun mereka di kancah musik Indonesia.
Band yang digawangi oleh Fadly (vokal), Yoyo (drum), Piyu (gitar), Ari (gitar), dan Rindra (bass) ini punya makna masing-masing di balik single Ego. Vokalis Padi Reborn, Fadly, menjelaskan bahwa Ego merefleksikan sifat yang melekat pada setiap manusia.
"Ego itu tetap ada dalam setiap diri manusia. Ego yang besar banget, ya itu yang harus kami kendalikan," ujar Fadly dalam sesi wawancara di Sarinah, Jakarta Pusat.
Padi Reborn siap rilis single Ego. Foto: Dok. Istimewa
Menurutnya, lagu ini membawa pesan universal bahwa pada akhirnya, cinta memiliki kekuatan untuk menaklukkan segala keegoisan.
"Bahwa, pada akhirnya, cinta mengalahkan semua ego yang besar semua itu. Kita kembali untuk cinta itu sendiri," ujar Fadly.
Pesan ini senada dengan oleh gitaris Piyu. Bagi Piyu, lagu Ego bercerita tentang hubungan yang diuji oleh kesombongan dan keras kepala.
"Lagu ini jadi pengingat bahwa terkadang yang harus kita kalahkan bukan pasangan kita, melainkan ego dalam diri sendiri," tutur Piyu.
Secara musikal, Ego disebut sebagai wujud kembalinya Padi Reborn ke akar musik mereka, sesuai dengan permintaan para penggemar yang akrab disapa Sobat Padi.
"Single Ego ini kalau kami bilang 'back to roots' Padi. Jadi ini juga berdasarkan permintaan para Sobat Padi. Kami turuti lewat Ego," jelas Fadly.

Album Dua Delapan Padi Reborn yang Berwarna

Single Ego adalah jembatan menuju album kedelapan Padi Reborn, Dua Delapan. Judul album baru ini bukan hanya melambangkan usia 28 tahun band, tetapi juga menandai delapan tahun sejak mereka kembali aktif bermusik dengan nama Padi Reborn pada 2017.
Fadly membocorkan, album Dua Delapan menyajikan warna musik yang beragam. Menurutnya, Padi Reborn tidak pernah membatasi diri pada satu genre tertentu, mengingat latar belakang dan referensi musik para personel yang berbeda-beda.
Padi Reborn siap rilis single Ego. Foto: Dok. Istimewa
"Padi itu dari album pertama sudah berwarna genre musiknya. Kami enggak pernah mengunci diri ke satu genre," ungkap Fadly.
"Seperti juga di album Dua Delapan ini, berwarna juga lagu Padi. Ada banyak pilihan," tambahnya.
Piyu menambahkan, ego masing-masing personel justru menjadi kekayaan yang membentuk karakter musik Padi.
"Tetap, karena itu yang membuat kita kaya. Kalau enggak ada ego, enggak akan jadi seperti ini," tuturnya.
Menurut Piyu, perpaduan ego dan referensi musik yang berbeda dari setiap personel pada akhirnya menghasilkan karya-karya khas Padi.

Konser Intim dan Spektakuler

Puncak perayaan 28 tahun Padi Reborn akan ditandai dengan sebuah konser akbar yang akan digelar pada 31 Januari 2026. Piyu membocorkan, konser ini akan mengusung konsep yang unik dan intim.
"Panggungnya di tengah penonton, surounding, 360โฐ. Jadi orang bisa lihat dari sisi mana pun," ucap Piyu.
Panggung konser juga akan dilengkapi dengan teknologi multimedia canggih, termasuk layar LED dan sistem hidrolik yang memungkinkan panggung untuk naik-turun.
"Kami ingin ini jadi konser spektakuler. Tidak perlu kapasitas besar tapi intimate dan memorable. Enggak akan mudah dilupakan orang," janji Piyu.
Bagi para personel, 28 tahun adalah sebuah perjalanan panjang yang penuh liku-liku. Drummer Yoyo memaknai 28 tahun ini sebagai perayaan kebersamaan band yang semakin erat, bahkan setelah sempat vakum tujuh tahun.
"Yang kami maknai adalah kebersamaan kami yang semakin erat. Jadi kami punya komitmen bersama, kami membesarkan Padi ini sama-sama dan harus kami jaga sama-sama," tutup Yoyo.
Trending Now