Raih Music Artist Of The Year, Tenxi Klarifikasi soal Ciptakan Genre Hipdut

22 November 2025 19:00 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Raih Music Artist Of The Year, Tenxi Klarifikasi soal Ciptakan Genre Hipdut
Raih Music Artist Of The Year, Tenxi Klarifikasi soal Ciptakan Genre Hipdut. Selengkapnya di sini.
kumparanHITS
Musisi Tenxi meraih Music Artist of The Yesr di ajang TikTok Awards Indonesia 2025 yang digelar di Studio Emtek, Jakarta, Jumat (21/11/2025). Foto: Vincentius Mario/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Musisi Tenxi meraih Music Artist of The Yesr di ajang TikTok Awards Indonesia 2025 yang digelar di Studio Emtek, Jakarta, Jumat (21/11/2025). Foto: Vincentius Mario/kumparan
Kreator konten sekaligus musisi Tenxi, berhasil raih penghargaan bergengsi sebagai Music Artist of The Year dalam ajang TikTok Awards Indonesia 2025 yang digelar di Studio Emtek, Jakarta Barat, Jumat (21/11).
Kemenangan ini diraih menyusul viralnya beberapa lagu kolaborasi ciptaannya bertajuk Garam & Madu, mejikuhibiniu, hingga Kasih Aba Aba.
Ditemui usai menerima penghargaan, Tenxi tidak dapat menyembunyikan rasa bahagianya. Ia menganggap piala tersebut sebagai validasi atas karya iseng yang digarapnya bersama rekannya, Jemsi.
"Senang banget. Bisa bermusik, tapi ada hasilnya. Ada bentuk nyata gitu," ungkap Tenxi.
Musisi Tenxi meraih Music Artist of The Yesr di ajang TikTok Awards Indonesia 2025 yang digelar di Studio Emtek, Jakarta, Jumat (21/11/2025). Foto: Vincentius Mario/kumparan
Tenxi bercerita, proses kreatif lagu Garam & Madu bermula dari aktivitas santai anak muda di indekos tanpa ekspektasi berlebih.
"Awalnya kita anak muda, bikin musik, have fun aja di kosan. Ya, enggak berekspektasi apa pun, ya, kita bermimpi aja," ujar Tenxi.
"Itu Jemsi sudah riset sejak tiga tahun lalu, kayaknya hiphop dan dangdut adalah kombinasi yang fun dibuat," lanjutnya.

Klarifikasi Pernyataan di AMI Awards

Di tengah euforia kemenangan, Tenxi meluruskan kontroversi yang sempat menyeret namanya. Sebelumnya, dalam momen gelaran AMI Awards lalu, Tenxi disorot karena melontarkan klaim dirinya sebagai pencipta genre Hipdut (Hiphop Dangdut).
Pernyataan Tenxi sempat memicu perdebatan di media sosial, mengingat genre tersebut sudah lama populer di Indonesia. Menanggapi hal itu, Tenxi mengaku klaim tersebut sengaja dibuat demi mendongkrak engagement publik.
"Ya, biar orang pada omongin aja. Ya, gue besar di Jawa, gue tahu NDX AKA, gue enggak bodoh gitu," tegas Tenxi.
Aksi menghibur NDX AKA pada Pesta Rakyat Ganjar-Mahfud yang digelar oleh Sahabat Ganjar, di Halaman Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jatim, Sabtu (13/1). Foto: Dok. Istimewa
Tenxi menegaskan bahwa dirinya sangat menghormati para pendahulu yang mempopulerkan genre tersebut, seperti grup NDX AKA.
"Ya, ya sudah, gue kayak bikin statement aja, supaya orang-orang pada omongin juga. Engagement," tutur Tenxi.
Tenxi menyebut kemungkinan besar genre Hipdut akan tetap melekat pada dirinya. Kendati demikian, ia enggan membatasi kreativitasnya hanya pada satu genre musik.
"Karya bisa eksplor juga, tapi hipdut kemungkinan besar paling menempel di namaku sekarang. Pasti eksplor di hipdut. Cuma bukan berarti itu batasanku juga. Aku sebagai musisi atau artis juga ingin eksplor lebih jauh lagi tentang karyaku," pungkasnya.
Trending Now