Rapper Sundanis Angkat Isu Sosial dalam Single Terbaru, EGP

13 September 2025 19:00 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rapper Sundanis rilis single berjudul EGP. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Rapper Sundanis rilis single berjudul EGP. Foto: Dok. Istimewa
Rapper asal Bandung, Sundanis, merilis single terbarunya bertajuk EGP (Emang Gue Pikirin) pada 12 September 2025. Lagu ini menjadi karya perdana Sundanis sejak bergabung dengan label rekaman FloorInc.
Dirilis dalam dua versi—solo dan duet bersama penyanyi Dev Kamaco—lagu ini langsung mendapat sambutan hangat. Lagu ini bahkan telah digunakan dalam lebih dari 52 ribu video di TikTok dalam waktu kurang dari seminggu.
Mengangkat tema yang dekat dengan keseharian, EGP berbicara tentang fenomena sosial yang banyak ditemui, yakni bersikap manis di depan, namun mencibir di belakang. Bagi Sundanis, sikap masa bodoh adalah cara yang paling sehat dalam menyikapi hal tersebut.
Rapper Sundanis rilis single berjudul EGP. Foto: Dok. Istimewa
“Rasanya banyak sekali orang yang mengalami hal seperti yang tertuang di lagu ini dan cara untuk menyikapinya adalah dengan bersikap masa bodoh alias EGP (Emang Gue Pikirin),” jelas rapper bernama lengkap Rudi Supriadi itu dalam keterangan tertulisnya.
Meski terdengar ringan, proses kreatif di balik lagu ini cukup intens, meski tergolong cepat. Beat, lirik, dan rekaman berhasil diselesaikan dalam satu hari saja.
“Terbiasa bergerak cepat dalam berkarya membuat aku nggak merasakan hambatan besar dalam menciptakan EGP,” kata Sundanis.
Kendati demikian, ia proses syuting video klip justru memerlukan waktu lebih panjang. Sebab, ia menjalani syuting video klip di tengah tur konser di luar negeri.
“Video klip versi solo diproduksi saat aku sedang tur di Jepang jadi benar-benar memanfaatkan waktu ketika tidak ada jadwal show atau kunjungan ke radio untuk syuting. Semoga lagu ini dan video musiknya akan disukai masyarakat yang menonton,” tambahnya.
Sundanis yang dikenal lewat gaya khas memadukan hiphop dengan dangdut dan bahasa Sunda, kali ini memilih pendekatan musik yang lebih universal.
Meski begitu, ia tetap mempertahankan ciri khas musiknya agar tetap otentik. Ia mengaku telah mengeksplorasi gaya tersebut sejak tahun 2015 dan merasa nyaman dengan kombinasi yang kini menjadi identitasnya.
Single EGP (Emang Gue Pikirin) kini sudah tersedia dan dapat dinikmati di seluruh platform musik digital.
Trending Now