The Changcuters Siap Sajikan Koplo di Festival KOPLING 2025

11 Oktober 2025 18:30 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
The Changcuters Siap Sajikan Koplo di Festival KOPLING 2025
The Changcuters Siap Sajikan Koplo di Festival KOPLING 2025. Selengkapnya di sini.
kumparanHITS
Festival Kopling 2025. Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Festival Kopling 2025. Foto: Istimewa
Grup band The Changcuters siap bereksperimen dalam genre koplo di panggung Festival Koplo Keliling (KOPLING) 2025. Festival ini akan hadir di dua lokasi, yaitu Gambir Expo Kemayoran, pada 8 dan 9 November dan Pakansari pada 22 dan 23 November 2025.
Selain The Changcuters, festival ini juga dimeriahkan oleh Danilla Riyadi, Drive, Aldi Taher, For Revenge, Starbee, hingga Mario dan Marco Silitonga.
Masing-masing penampil diberi ruang berkreasi, dan dipastikan siap memadukan lagu-lagu mereka dalam versi koplo yang lebih akrab dengan telinga penonton Indonesia.
"Fenomena perkoploan itu kan besar banget di Indonesia. Jadi waktu ditawari tampil di festival ini, kami tertarik karena ini tantangan yang belum pernah kami coba," kata Dipa, manajer sekaligus bassis The Changcuters.
The Changcuters. Foto: Dok. Sony Music
Menurut Dipa, gabungan genre rock khas The Changcuters dengan sentuhan koplo bisa menghasilkan sesuatu yang segar. Para personel berjanji menghadirkan penampilan yang enerjik dan menghibur.
"Mungkin ini jadi sesuatu yang menarik. Kami coba dulu, walaupun belum tahu seperti apa nanti hasilnya. Tapi kalaupun inspirasinya belum muncul, kan lagu-lagu The Changcuters juga udah bisa bikin orang bergoyang," tutur Dipa.
Festival Kopling ini bertujuan mengawinkan unsur hiburan dan lokalitas dengan konsep mempertemukan musisi lintas genre dalam semangat koplo.
Festival Kopling 2025. Foto: Istimewa
Menurut Program Director KOPLING, Jahja Immanuel Rianto atau Opa Jahja, festival ini dirancang agar musisi berani keluar dari zona nyaman dan berinovasi.
"Konsepnya bukan sekadar tampil, tapi bereksperimen. Kami ingin para musisi tetap menjaga jati diri musiknya, sambil mencoba treatment khas koplo seperti gimik panggung, transisi lagu, atau goyangan agar lebih berjiwa koplo," ucap Opa Jaja.
Sinergi ini diyakini akan memberikan pengalaman baru bagi para penonton sekaligus membuka jalan bagi musik koplo menuju arus utama industri hiburan.
Trending Now