Tika Bravani Ungkap Tantangan Perankan Karakter Pengacara di Film Ozora

2 Desember 2025 16:00 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tika Bravani Ungkap Tantangan Perankan Karakter Pengacara di Film Ozora
Tika Bravani memerankan karakter pengacara keluarga David Ozora di film Ozora.
kumparanHITS
Aktris Tika Bravani saat ditemui di JAFF Market 2025 yang digelar di Joga Expo Center, Senin (1/12). Foto: DN Mustika Sari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Aktris Tika Bravani saat ditemui di JAFF Market 2025 yang digelar di Joga Expo Center, Senin (1/12). Foto: DN Mustika Sari/kumparan
Tika Bravani kembali ke layar lebar lewat film yang diangkat dari kisah nyata, Ozora. Film ini siap tayang di bioskop pada 4 Desember mendatang.
Dalam film ini, ia memerankan karakter bernama Mellisa Anggraeni. Karakter tersebut adalah sosok asli di dunia nyata, yaitu pengacara dari keluarga David Ozora.
Tika menceritakan bahwa membawakan karakter nyata membuatnya menjalani proses riset yang lebih intens dan personal.
Aktris Tika Bravani saat ditemui di JAFF Market 2025 yang digelar di Joga Expo Center, Senin (1/12). Foto: DN Mustika Sari/kumparan
β€œKarena tokohnya asli ada, jadi risetnya langsung ke orangnya sih. Saya juga baca buku untuk memfamiliarkan diri dengan istilah-istilah hukum. Biasanya saya asing mendengarnya, sekarang mulai dibiasakan,” jelas Tika Bravani saat ditemui di JAFF Market 2025 yang digelar di Joga Expo Center, Senin (1/12).
Istri Dimas Aditya itu mengungkapkan, menghafalkan istilah-istilah hukum bukan hal yang sulit baginya. Ia lebih mempelajari bagaimana cara memainkan karakter pengacara senior yang meyakinkan.
β€œNgafalin mungkin nggak sulit, tapi bagaimana meyakinkan bahwa saya pengacara yang sudah lama menangani kasus seperti ini. Itu yang bikin susah," tuturnya.

Kekhawatiran Tika Bravani Main di Film yang Diambil dari Kisah Nyata

Dalam kesempatan tersebut, Tika juga mengutarakan kekhawatirannya saat terlibat dalam proyek ini. Bukan lagi soal kesesuaian dengan tokoh asli, melainkan bagaimana masyarakat menerima kejadian nyata yang kemudian diangkat menjadi film ini.
"Sekarang ini lebih kepada ke sentimen masyarakat ketika memandang cerita ini tentang apa gitu, karena ya kita itu mau membahas tentang relasi bapak dan anak terus kemudian untuk pengharapan bahwa keajaiban itu ada," jelas Tika.
"Dan itu semoga untuk masyarakat yang melihatnya tidak malah menggoreng ini ke arah yang kita menunggangi kasus ini. Lebih khawatir ke arah situ sih ketimbang tokoh yang saya mainin sesuai atau enggak," imbuhnya.
Sebagai seorang ibu, aktris berusia 35 tahun tersebut merasa film Ozora dekat dengan keseharian. Ia berharap film ini dapat menjadi pengingat untuk orang tua akan bahaya bullying.
"Ini menjadi sebuah warning bahwa betapa bully itu, baik pelaku maupun yang mengalami, itu sama-sama sangat merusak dan itu bisa merusak masa depan anak kita jadi kita sendiri orang tua harus lebih aware lagi dengan apa yang mereka hadapi di kehidupannya. Kita harus mewaspadai apakah anak terlibat, baik sebagai korban atau pelaku, dan itu semua harus diperbaiki mulai dari rumah," tutupnya.
Trending Now