Vokalis Diduga Terlibat Kasus Pelecehan, Harum Manis Didepak dari Synchronize
12 September 2025 15:00 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Grup musikHarum Manis didepak dari daftar penampil Synchronize Fest 2025, menyusul dugaan kasus pelecehan seksual yang menyeret vokalisnya, Sulthon Kamil.
Keputusan ini dikonfirmasi label rekaman yang menaungi Harum Manis, Lamunai Records, lewat Instagram.
"Lamunai Records menyatakan solidaritas dan dukungan kepada korban dalam kasus pelecehan yang melibatkan terduga Sulthon Kamil dari Harum Manis," tulis Lamunai Records.
Lamunai Records Hentikan Kerja Sama dengan Harum Manis dan Sulthon Kamil
Per tanggal 10 September 2025, secara resmi mereka menghentikan kerja sama dengan Harum Manis dan Sulthon Kamil. Seluruh kewajiban yang terkait dengan kontrak kerja sama antara Lamunai Records dan Harum Manis telah diselesaikan.
"Kami telah memastikan seluruh kewajiban yang terkait dengan kontrak kerja sama antara Lamunai Records dan Harum Manis telah selesai dan dituntaskan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," jelas pihak label.
Pihak Lamunai Records menegaskan tidak bertanggung jawab atas keterlibatan pihak lain dalam karya maupun hak cipta Harum Manis.
"Dengan keputusan ini, Harum Manis tidak lagi menjadi bagian dari Lamunai Records," tegas label.
Hal ini menandai berakhirnya sebuah kolaborasi yang sebelumnya telah melahirkan beberapa karya. Lamunai Recirds juga mencoret nama band Harum Manis di Synchronize, terutama pada panggung Oleng Upuk yang dikurasi oleh Lamunai.
Panggung itu menyajikan penampilan Raissa Febriani, Toxicdev!, Yella Sky Sound, Primasuara, Prontaxan, dan masih banyak lain, kecuali Harum Manis.
Pihak Lamunai Records juga secara terbuka mengungkap rasa prihatinan atas situasi yang terjadi.
"Kami sangat prihatin dan menyesalkan situasi yang terjadi, sekaligus berharap korban yang terdampak memperoleh dukungan serta pemulihan yang sebaik-baiknya, Terima Kasih," tutup Lamunai Records.
