Admin Fanbase K-Pop Ungkap Risiko Jalani Bisnis Paid Promote
24 Juli 2018 19:39 WIB
Diperbarui 14 Maret 2019 21:07 WIB

Admin Fanbase K-Pop Ungkap Risiko Jalani Bisnis Paid Promote
Admin Fanbase K-Pop Ungkap Risiko Jalani Bisnis Paid PromotekumparanK-POP

Bisnis paidpromote bukan lagi hal asing di kalangan pengguna Instagram. Ada banyak akun dengan followers ratusan ribu bahkan jutaan membuka bisnis jasa iklan lewat media sosial mereka. Termasuk akun-akun fanbase K-Pop.
Meski terdengar menggiurkan, namun tentu selalu ada risiko yang mengintai para pemilik akun yang menjalani bisnis paid promote. Hal ini juga pernah dirasakan Oki Aulia, salah satu admin sekaligus pemilik fanbase K-Pop @seputar_kpop di Instagram.
Mahasiswi yang akrab disapa Oki tersebut bercerita jika akun yang dikelola bersama rekannya, Fauziah, pernah diprotes oleh salah satu pengikutnya. Pasalnya mereka dianggap ikut terlibat dalam penipuan yang dilakukan oleh sebuah onlineshop gadungan.
"Pernah ada onlineshop penipu. Terus ada customer yang tertipu. Dia lapor ke kita. Dia bilang dia tahu onlineshop tersebut dari iklan kami, dia kecewa banget. Jadi kesannya kita ikut andil dalam penipuan tersebut," cerita gadis asal Pekanbaru ini kepada tim kumparanK-Pop via Whatsapp.

Oki pun kemudian menjelaskan kepada korban bahwa akun yang mereka kelola sama sekali tidak tahu menahu mengenai masalah tersebut.
Tentu ada rasa kecewa yang dialami Oki dan Fauziah saat itu. Mereka pun mencoba membantu korban dengan menghubungi pihak pengelola onlineshop, yang sebelumnya menggunakan jasa paid promote di akun Instagram yang mereka kelola.
Sayangnya, kontak onlineshop tersebut tidak bisa dihubungi lagi bahkan akun K-Pop tersebut menghilang.
"Tapi kami enggak bisa kontrol apakah semua onlineshop (yang menggunakan jasa paidpromote di akun mereka) terpercaya atau tidak. Karena kami juga enggak bisa menjamin," lanjutnya.
Bisnis paidpromote sendiri biasanya dilakukan oleh akun Instagram yang memiliki banyak followers. Dalam setiap promosi, mereka akan mengunggah 'iklan' dalam feed atau InstaStory dari akun klien. Harga untuk setiap promosi iklan ini pun berbeda-beda, mulai dari Rp 25 ribu hingga jutaan rupiah.
Sistem pembayarannya pun beragam, klien bisa melakukan pembayaran iklan lewat transfer bank atau mengirimkan pulsa dengan nominal tertentu.
