CBX Ungkap Upaya Mereka untuk Ikut Gabung Comeback EXO

29 Oktober 2025 19:28 WIB
ยท
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
CBX Ungkap Upaya Mereka untuk Ikut Gabung Comeback EXO
Comeback EXO kali ini tanpa kehadiran Chen, Baekhyun, dan Xiumin (CBX).
kumparanK-POP
EXO. Foto: SM Entertainment
zoom-in-whitePerbesar
EXO. Foto: SM Entertainment
Kabar comeback-nya EXO yang dijadwalkan pada akhir tahun ini sempat menimbulkan kegelisahan untuk para EXO-L, sebutan untuk penggemar mereka. Sebab, comebackkali ini hanya akan diikuti oleh enam member saja, tanpa Chen, Baekhyun, dan Xiumin.
Ya, absennya ketiga member yang tergabung di sub-unit CBX itu tak lepas dari perselisihan mereka dengan agensi SM Entertainment.
Bahkan, tak sedikit para penggemar melakukan protes dan menyerukan agar EXO bisa comeback dengan formasi lengkap. Seruan 'EXO Is Nine' pun sempat menggema di jagat maya.
Menanggapi kabar tersebut, agensi INB100 yang menaungi Chen, Baekhyun, dan Xiumin, akhirnya angkat bicara. Dalam pernyataannya, agensi menyampaikan permohonan maaf atas kebingungan dan kekhawatiran yang timbul akibat keterlambatan pengumuman terkait partisipasi CBX dalam kegiatan EXO.
"INB100 dan para artis kami, Chen, Baekhyun, dan Xiumin (selanjutnya disebut โ€œCBXโ€) telah berjanji kepada penggemar bahwa sebagai anggota EXO, mereka akan ikut berpartisipasi dalam kegiatan full group, dan kami telah melakukan segala upaya untuk menepati janji tersebut," tulis agensi dikutip dari Chosun, Rabu (29/10).
Konser EO CBX, Magical Circus 2019 -Special Edition. Foto: SM Entertainment
Agensi juga menjelaskan bahwa pada 9 Juli, mereka bertemu langsung dengan pihak SM Entertainment untuk memastikan arah dan niat kesepakatan terkait kegiatan EXO secara full member. Kemudian pada 10 September, kedua pihak bertukar syarat dan memasuki tahap negosiasi substantif.
Setelah mediasi kedua pada 2 Oktober, demi memungkinkan comeback EXO secara full member di akhir tahun, CBX pun menyampaikan dengan jelas kesediaannya untuk menerima semua ketentuan yang diajukan oleh SM.
"Untuk memfasilitasi kegiatan full-group, seluruh jadwal individu di bulan Desember dikosongkan, dan kami menunggu jawaban final dari SM melalui perwakilan hukum kami," ujar agensi.
"Sementara itu, selama upaya tersebut dilakukan untuk kegiatan EXO full-group, kami menerima pemberitahuan mengenai fan meeting EXO dan pengumuman album studio yang tidak mencantumkan CBX," lanjut mereka.
Para anggota CBX sangat menghargai ketulusan penggemar yang telah mendukung mereka begitu lama, dan karena mereka sungguh-sungguh menginginkan kegiatan EXO secara penuh, mereka memilih jalan untuk mencapai kesepakatan.
"Kami berterima kasih kepada para penggemar yang selalu mempercayai dan menunggu kami, dan kami akan melakukan yang terbaik untuk memberikan hasil yang baik. Kami mohon dukungan dan harapan Anda terus berlanjut," jelas agensi INB100.

Awal Mula Perseteruan CBX dan SM Entertainment

Grup EXO CBX. Foto: smtown.com
Perseteruan antara EXO CBX dan SM Entertainment bermula saat Chen, Baekhyun, dan Xiumin mengumumkan bahwa mereka memutuskan untuk mengakhiri kontrak eksklusif dengan pihak agensi per 1 Juni lalu.
Pemutusan kontrak ini sebagai bentuk protes dari Chen, Baekhyun, dan Xiumin kepada pihak SM Entertainment. Ketiganya menilai pihak agensi mencoba bersikeras agar para artisnya menandatangani kontraknya masing-masing minimal 17 atau 18 tahun.
Tak lama setelah Chen, Baekhyun, dan Xiumin melayangkan surat pemberhentian, pihak agensi SM Entertainment pun buka suara. Menurut pihak agensi ada upaya pihak eksternal yang mau mencoba memengaruhi artis-artisnya itu.
Pada pertengahan juni, SM Entertainment pun memutuskan untuk mengakhiri konflik dan mempertahankan kontrak eksklusif dengan ketiga artisnya itu.
Hubungan mereka pun kembali memanas, upaya mediasi pertama terkait sengketa kontrak senilai 600 juta won (sekitar Rp 7,1 miliar) yang digelar di Pengadilan Distrik Timur Seoul pada 23 September lalu berakhir tanpa kesepakatan.
Menurut laporan The Korea Herald, dalam sidang tertutup yang berlangsung sekitar 30 menit, hanya perwakilan hukum dari kedua belah pihak yang hadir. SM Entertainment bersikeras bahwa kontrak eksklusif harus dijalankan, dengan alasan CBX sudah sepakat membayar 10 persen dari pendapatan aktivitas individu mereka.
Namun, pihak CBX menilai SM gagal memenuhi kewajibannya. Mereka menuding perusahaan tidak memberikan laporan keuangan yang jelas dan tidak menepati janji terkait biaya distribusi sebesar 5,5 persen untuk penjualan album maupun musik.
Selain itu, pada 28 Oktober bahwa pengadilan membebaskan atau menolak lima gugatan yang diajukan CBX terhadap SM. Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata juga memutuskan bahwa tidak ada pelanggaran terkait keluhan yang diajukan CBX.
Trending Now