Polisi Bebaskan Min Hee Jin dari Tuduhan Pelanggaran Kepercayaan terhadap HYBE

15 Juli 2025 17:46 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi Bebaskan Min Hee Jin dari Tuduhan Pelanggaran Kepercayaan terhadap HYBE
Min Hee Jin, mantan CEO ADOR, agensi yang menaungi girl group NewJeans, resmi dibebaskan dari tuduhan pelanggaran kepercayaan terhadap perusahaan induknya, HYBE.
kumparanK-POP
Min Hee Jin. Foto: Han Myung-Gu/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Min Hee Jin. Foto: Han Myung-Gu/AFP
Min Hee Jin, mantan CEO ADOR, agensi yang menaungi girl group NewJeans, resmi dibebaskan dari tuduhan pelanggaran kepercayaan terhadap perusahaan induknya, HYBE.
Menurut kuasa hukum Min Hee Jin, polisi tidak menemukan bukti pelanggaran yang dilakukan kliennya setelah melakukan penyelidikan mendalam. Seperti diketahui, sebelumnya HYBE menuding Min berupaya mengambil alih kendali ADOR secara ilegal dan melanggar kewajibannya sebagai pimpinan.
"Setelah penyelidikan selama lebih dari satu tahun, polisi hari ini memutuskan untuk tidak meneruskan kedua pengaduan dari Hybe kepada kejaksaan karena tidak menemukan bukti pelanggaran," kata tim kuasa hukum Min Hee Jin dalam pernyataan resminya dikutip Yonhap News, Selasa (15/7).
Min Hee Jin. Foto: Instagram/@min.hee.jin
Min Hee Jin sejak awal membantah tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa perubahan kendali manajemen tidak mungkin terjadi di bawah struktur kepemilikan saham ADOR saat ini.
Tak tinggal diam, Min Hee Jin juga mengajukan gugatan balik kepada lima eksekutif HYBE dengan tuduhan penghalangan bisnis, pencemaran nama baik, serta pelanggaran lainnya. Namun, menurut pihak HYBE, polisi juga memutuskan untuk tidak melanjutkan kasus tersebut ke kejaksaan karena kurangnya bukti.
Merespons keputusan polisi, HYBE mengatakan akan segera mengajukan keberatan kepada kejaksaan. "Setelah penyelidikan polisi, telah terjadi perkembangan baru, termasuk pernyataan pemutusan kontrak dari para anggota NewJeans, dan banyak bukti baru telah diajukan dalam proses hukum terkait," kata pihak HYBE.
Trending Now