7 Manfaat Bercermin untuk Bayi

23 Oktober 2022 14:55 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
7 Manfaat Bercermin untuk Bayi
Beberapa manfaat bercermin untuk tumbuh kembang bayi.
kumparanMOM
Ilustrasi bayi bercermin atau kaca. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi bercermin atau kaca. Foto: Shutter Stock
Bercermin merupakan akivitas sederhana yang disukai banyak bayi. Awalnya, si kecil mungkin akan kaget dan bingung saat pertama kali melihat cermin. Namun, seiring waktu ia akan antusias ketika bercermin.
Misalnya saja bayi mungkin mulai tersenyum dan tertawa sendiri saat melihat dirinya di cermin. Tak jarang, bayi juga mulai bertingkah aneh seperti mencium dan menjilat cermin. Wah, gemas, ya!
Bukan sekadar permainan yang membuat si kecil bahagia, bercermin juga dapat mendukung tumbuh kembangnya lho, Moms! Dikutip dari Baby Sparks, berikut ini deretan manfaat bercermin untuk bayi:

Manfaat Bercermin untuk Bayi

Ilustrasi bayi bercermin atau kaca. Foto: Shutter Stock
Meletakkan bayi di depan cermin dalam posisi tengkurap dapat menstimulasi si kecil untuk terus mengangkat kepalanya dan melihat pantulan wajahnya di cermin. Dengan begitu, tulang lehernya akan semakin kuat setiap harinya, Moms.
Cermin mendukung pelacakan visual saat bayi melihat pantulan benda bergerak. Mulai dari gerakan tubuhnya sendiri, hewan peliharaan keluarga yang melewati ruangan, furnitur rumah yang ada di sekitar cermin, hingga ibu atau ayah yang menemaninya bermain.
Melihat sesuatu di cermin menstimulasi bayi bergerak untuk meraih, menepuk, dan menunjuk. Saat bayi sudah mampu menggenggam objek, bermain dengan memegang cermin kecil akan mendukung keterampilan motorik halusnya. Ya Moms, si kecil mungkin akan berusaha menggerakkan cermin untuk menangkap pemandangan di sekitarnya melalui cermin. Semua gerakan tersebut akan memperkuat koordinasi tangan dan mata bayi.
Bercermin juga akan mendorong bayi untuk berguling, berusaha duduk, merangkak, hingga berdiri. Ini dilakukannya karena si kecil ingin lebih dekat dengan bayangannya.
Ilustrasi bayi belajar merangkak. Foto: Shutterstock
Saat bayi menginjak usia sekitar 20 bulan, ia akan mulai sadar bahwa bayangan pada cermin adalah dirinya sendiri. Cobalah untuk mengujinya dengan mengoleskan sesuatu pada wajahnya saat si kecil bercermin. Jika ia menyentuh pipinya, artinya dia sadar bahwa itu bayangannya sendiri. Saat itu, ibu dan ayah sudah bisa mulai mengenalkan anggota tubuhnya pada si kecil seperti hidung, mulut, telinga, dan tangannya.
Ketika bercermin, bayi belajar bagaimana memusatkan perhatian, melacak gambar, dan mengeksplorasi hal-hal menakjubkan yang bisa dilakukan wajah manusia. Ia akan belajar tentang keterampilan meniru dan semakin memahami apa yang dilihat dan didengar di lingkungan sekitarnya.
Bercermin akan membuat bayi senang sehingga ia akan lebih cerewet dari biasanya. Jadi, cobalah untuk terus mengajaknya bicara untuk meningkatkan keterampilan bahasanya. Cara ini juga akan membantu bayi melatih keterampilan sosial dan emosionalnya, Moms.
Trending Now