Alasan Bantal Tidur Harus Diganti Secara Berkala
2 Juni 2025 14:18 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Alasan Bantal Tidur Harus Diganti Secara Berkala
Bantal tidur yang tidak pernah diganti bisa meningkatkan risiko masalah kesehatan, Moms. kumparanMOM

Bantal berguna untuk menopang kepala saat tidur. Agar tidak menimbulkan risiko kesehatan di kemudian hari, bantal tidur ternyata perlu diganti secara berkala.
Menurut rekomendasi National Sleep Foundation, bantal sebaiknya diganti minimal tiap satu tahun sekali. Selain itu, ada beberapa alasan lain kenapa sebaiknya bantal diganti tiap 6 bulan sekali, seperti:
Tanda Bantal Tidur Perlu Diganti dan Dampaknya bagi Kesehatan
Bantal yang sudah tidak efektif menopang kepala dan leher dengan baik dapat menyebabkan nyeri leher di pagi hari. Hal ini, tentu bisa mengganggu aktivitas di kemudian hari.
Kualitas bantal bisa menurun jika dicuci dengan tekni yang tidak tepat. Bahan pengisinya, seperti busa bisa menggumpal dan menyebabkan bantal menjadi datar seiring waktu.
Bantal yang sudah rusak bisa mengganggu postur tubuh, serta dapat menyebabkan ketegangan pada otot dan saraf di area kepala maupun leher.
Karena bantal digunakan setiap hari dann bersentuhan dengan kulit wajah, maka penting untuk selalu memastikan kebersihannya. Jika bantal mulai terlihat kotor dan sulit dibersihkan, pertimbangkan untuk menggantinya dengan yang baru, Moms.
Bantal yang kotor bisa menyimpan banyak debu, hingga jaringan kulit mati. Hal itu bisa meningkatkan risiko jerawat dan memicu alergi.
Jika permukaan bantal terasa bergelombang saat digunakan, itu menunjukkan bahwa isi bantal telah menggumpal di beberapa area dan sebaiknya jangan lagi digunakan. Bantal yang tidak rata permukaannya akan mengganggu kenyamanan kepala dan bisa mengganggu waktu tidur, Moms.
