Apakah Seks Setelah Keguguran Menyakitkan?

31 Oktober 2022 19:03 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Apakah Seks Setelah Keguguran Menyakitkan?
Penjelasan seputar apakah berhubungan seks setelah mengalami keguguran akan menyakitkan atau tidak.
kumparanMOM
Apakah Seks Setelah Keguguran Menyakitkan?. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Apakah Seks Setelah Keguguran Menyakitkan?. Foto: Shutter Stock
Keguguran merupakan sesuatu yang ditakutkan ibu hamil. Kondisi kehilangan bayi ini tidak hanya mempengaruhi mental dan fisik, tetapi juga bisa berdampak pada kehidupan seks dengan suami.
Ya Moms, perasaan diliputi duka dan kesedihan sangat wajar terjadi, apalagi bagi pasangan yang sudah sangat menantikan kehadiran momongan. Anda mungkin mengalami emosi, marah, hingga syok. Setelah mengalami keguguran, seseorang memerlukan waktu untuk memulihkan kondisinya, sebelum siap beraktivitas normal lagi termasuk berhubungan seks.
Kondisi pemulihan setelah keguguran bisa berbeda-beda setiap wanita. Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), wanita yang mengalami keguguran disarankan untuk menunggu 1-2 minggu untuk berhubungan seks lagi. Sebab, dalam 7-10 hari pascakeguguran, seseorang masih mungkin mengalami pendarahan. Termasuk memastikan tidak ada jaringan yang tertinggal setelah keguguran lewat proses kuretase.
Setelah semua gejala keguguran hilang, kondisi itu sebenarnya sudah cukup aman untuk kembali bercinta dengan suami. Ini pun akan membantu mengurangi kemungkinan terkena infeksi usai keguguran. Tapi mungkin Anda bertanya, apakah berhubungan seks pascakeguguran akan terasa menyakitkan? Simak penjelasannya dulu, Moms.

Apakah Seks Setelah Keguguran Menyakitkan?

Apakah Seks Setelah Keguguran Menyakitkan? Foto: TORWAISTUDIO/Shutterstock
Saat mengalami keguguran, rahim akan berkontraksi dan Anda mungkin merasakan kram yang menyakitkan. Rasa sakitnya bisa jadi mirip dengan kram yang dialami saat menstruasi. Seiring waktu, kram perut akan mereda.
Namun, ada kemungkinan Anda akan merasakan sakit atau nyeri di area vagina saat berhubungan seks setelah keguguran, terutama di hari-hari awal. Berhubungan seks juga bisa menyebabkan ketidaknyamanan, bahkan menyebabkan infeksi, Moms. Tanda-tanda infeksi yang mesti diwaspadai seperti mengalami demam, panas dingin, atau keputihan disertai bau tidak sedap.
Bila Anda merasakan sakit dan tidak nyaman yang berkelanjutan saat bercinta meski gejala keguguran sudah berhenti, sebaiknya segera bicarakan dengan ahli profesional.
Namun, bicara soal berhubungan seks usai keguguran tidak melulu soal kapan waktu yang aman untuk melakukannya lagi. Tetapi juga seberapa siap Anda dan pasangan untuk kembali berhubungan seks setelah mengalami kehilangan bayi. Selama pasangan suami istri sudah merasa nyaman dan tubuh telah pulih kembali, silakan bercinta dengan suami. Jadi, sebaiknya pastikan diri sudah siap secara fisik dan mental sebelum kembali beraktivitas seks ya, Moms. Atau cobalah cara lain yang bisa membuat hubungan dengan pasangan tetap intim, seperti berpelukan, ciuman hangat, bahkan mendapatkan pijat tubuh.
Trending Now