Bantu Anak yang Pemalu agar Lebih Berani dengan Cara Ini, Moms!
21 April 2025 14:05 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
Bantu Anak yang Pemalu agar Lebih Berani dengan Cara Ini, Moms!
Orang tua punya peran penting untuk membantu anak yang pemalu agar lebih berani. Coba beberapa tips ini, Moms.kumparanMOM

Rasa malu sebenarnya merupakan hal yang wajar, apalagi di usia dini ketika anak masih belajar memahami lingkungan sekitarnya.
Dikutip dari Psychology Today, kepribadian anak dapat berubah dan berkembang. Artinya, bagaimana seorang anak bereaksi terhadap orang lain atau objek bisa berubah seiring berjalannya waktu.
Selain itu, tidak ada yang salah dengan anak yang sedikit pemalu. Banyak anak memiliki kepribadian "lambat beradaptasi", sehingga butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar.
Ya Moms, anak-anak itu biasanya merasa gugup dalam situasi baru atau saat bertemu orang baru.
Sayangnya, banyak orang yang lebih memuji kepribadian anak yang mudah beradaptasi ketimbang pemalu. Hal ini ternyata dapat memberi tekanan dan menyebabkan perasaan tidak percaya diri. Meski begitu, rasa malu tidak sepenuhnya buruk. Sebab, bisa membawa manfaat, misalnya:
-Mencapai keunggulan akademis
-Fokus dan mengikuti aturan dengan lebih baik
-Menjadi pendengar yang baik
Penyebab Anak Punya Sifat Pemalu
Meskipun setiap kasus bersifat unik. Ada beberapa alasan kenapa seorang anak memiliki sifat pemalu. Berikut beberapa penyebab anak menjadi seorang pemalu, yakni:
-Genetika
Gen dapat memengaruhi watak dan kepribadian seorang anak.
-Kepribadian
Beberapa orang secara alami lebih sensitif dan rentan terhadap keadaan eksternal.
-Perilaku yang dipelajari
Anak-anak sering kali belajar cara berperilaku dengan memerhatikan orang tua. Jika orang tuanya juga pemalu, maka bisa jadi secara tak sadar anak mencontoh sifat orang tuanya.
-Hubungan keluarga
Terkadang, anak-anak yang tidak merasa aman dalam keluarga atau dengan orang dewasa dalam kehidupan mereka menjadi pemalu. Orang tua yang terlalu protektif juga dapat menanamkan rasa malu atau takut pada anak-anak.
-Kurangnya interaksi sosial
Anak-anak yang tidak mendapatkan interaksi sosial selama beberapa tahun pertama yang krusial dalam perkembangan mereka mungkin akan menjadi pemalu.
-Kritik yang keras
Anak-anak yang diejek, diganggu, atau dikritik oleh lingkungan sekitar cenderung pemalu.
-Takut gagal
Anak-anak yang merasa gagal atau terus-menerus didorong melampaui batas dapat tumbuh jadi anak yang tidak percaya diri dan pemalu.
Cara Membantu Anak Mengatasi Rasa Malu
1. Jangan pernah melabeli anak dengan julukan pemalu
Pernyataan bahwa sifat pemalu itu buruk atau bahwa ada yang salah dengan anak pemalu hanya akan membuat mereka merasa lebih malu.
2. Tunjukkan rasa sayang
Jangan pernah mengolok-olok anak karena sifatnya yang pemalu. Sebaliknya, berusahalah untuk menunjukkan kepada si kecil bahwa orang tuanya menerima dan mencintai mereka apa adanya.
3. Cobalah untuk mengerti
Tanyakan kepada anak tentang rasa malunya. Cobalah untuk memahami ketakutan atau keraguannya dalam menunjukkan siapa dirinya kepada orang-orang di sekitarnya.
4. Beri tahu anak bahwa Anda memahaminya
Ceritakan kepada anak tentang saat-saat Anda merasa malu. Bicarakan kepada mereka tentang bagaimana caranya Anda merasa lebih baik.
5. Jadilah teladan dalam berperilaku percaya diri
Berilah mereka contoh bagaimana menjadi orang yang lebih berani dan percaya diri lewat perilaku sehari-hari, Moms.
6. Perkenalkan anak pada hal-hal baru
Cobalah untuk menunjukkan hal-hal dan pengalaman baru kepada mereka, agar bisa bereksplorasi lebih baik lagi.
7. Pastikan anak dapat melakukan hal-hal yang mereka sukai
Jika anak Anda dapat terlibat dalam kegiatan yang mereka sukai dan kuasai, mereka dapat memeroleh kepercayaan diri yang besar. Pujilah mereka ketika mereka menguasai sesuatu dan berikan mereka kesempatan untuk melakukan hal-hal tersebut.
Dengan berpartisipasi dalam kegiatan yang dinikmati, si kecil bahkan mungkin akan lebih mudah terhubung dengan anak-anak yang memiliki minat yang sama, Moms.
