Bayi Baru Lahir Tidur Mendengkur, Normal Enggak Ya?
28 Desember 2021 9:00 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Bayi Baru Lahir Tidur Mendengkur, Normal Enggak Ya?
Penjelasan soal normal tidaknya bayi baru lahir tidur mendengkur.kumparanMOM

Sebagai ibu baru, Anda mungkin heran dan khawatir ketika mendengar bayi baru lahir mendengkur saat tidur. Ya Moms, Anda mungkin berpikir jika bayi baru lahir akan tidur dengan tenang tanpa mengeluarkan suara dengkuran.
Padahal faktanya, mendengkur bukan hanya terjadi pada orang dewasa, tapi juga pada bayi baru lahir. Bayi mendengkur bisa jadi karena jalan napasnya yang berukuran kecil terganggu, sehingga udara yang masuk menimbulkan getaran pada jaringan di tenggorokan.
Lantas, apakah mendengkur saat tidur merupakan hal yang normal terjadi pada bayi baru lahir? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini, Moms.
Penjelasan soal Normal Tidaknya Bayi Baru Lahir Tidur Mendengkur
Bayi baru lahir sering mengalami gangguan pernapasan, terutama saat sedang tidur. Sehingga napasnya terdengar seperti mendengkur, dan bahkan mungkin benar-benar mendengkur, Moms.
Namun tenang saja, umumnya mendengkur bukan hal yang berbahaya. Ini karena saluran hidung bayi baru lahir sangat kecil, sehingga saat hidungnya kering atau berlendir, ia mengeluarkan suara seperti dengkuran.
Mengutip Healthline, kondisi ini biasanya akan menghilang dan pernapasan bayi jadi lebih tenang seiring bertambahnya usia si kecil. Tetapi jika bayi mulai mendengkur disertai dengan gejala gangguan kesehatan lain, maka Anda perlu waspada.
Menurut Kerrin Edmonds, konsultan tidur anak dari California, mendengkur juga bisa jadi tanda gangguan kesehatan. Seperti pembesaran amandel atau kelenjar gondok, deviasi septum, atau bahkan sleep apnea.
βMeskipun mendengkur hanyalah suara tubuh kita, namun bisa jadi tanda masalah kesehatan yang lebih serius, dan masalah kesehatan ini mungkin membuat anak-anak kita sulit bernapas dan mendapatkan tidur yang berkualitas,β jelas Edmonds.
Mendengkur pada bayi baru lahir juga bisa menjadi tanda laringomalasia. Kondisi ini menyebabkan pelunakan jaringan kotak suara, atau laring. Namun mengutip Pubmed Center, 90 persen anak yang mengalami masalah ini biasanya akan sembuh tanpa pengobatan, dan akan hilang sendirinya di usia 18 hingga 20 bulan.
Maka dari itu, untuk mengetahui apakah dengkuran si kecil normal atau tidak, Anda bisa merekam suara atau video saat bayi mendengkur, lalu perlihatkan ke dokter anak, Moms.
