Berhubungan Seks saat Program Bayi Tabung, Boleh atau Tidak?
22 September 2023 19:06 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
Berhubungan Seks saat Program Bayi Tabung, Boleh atau Tidak?
Penjelasan boleh atau tidak melakukan hubungan seks saat sedang menjalami program bayi tabung.kumparanMOM

Program hamil bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF) menjadi salah satu solusi bagi pasangan suami istri yang kesulitan mendapatkan momongan secara alami. Program ini melibatkan pembuahan sel telur oleh sperma yang dilakukan di luar rahim, lalu ketika telah dibuahi dan membentuk embrio kemudian dimasukkan kembali ke dalam rahim wanita.
Proses menjalani program bayi tabung tidaklah mudah bagi banyak pasangan. Rangkaian yang panjang dan kompleks membuat mereka harus menjaga kondisi masing-masing, dan tak sedikit di antaranya memilih menunda berhubungan seks. Namun benarkah berhubungan seks dilarang selama program IVF?
Berhubungan Seks saat Program Bayi Tabung, Boleh atau Tidak?
Nah Moms, pertanyaan ini ternyata cukup banyak ditanyakan. Dikutip dari Romper, sebenarnya tidak ada larangan khusus terkait bercinta dengan pasangan selama program program bayi tabung. Meski begitu, para dokter umumnya tidak merekomendasikan pasangan untuk berhubungan seks sebelum, selama, dan setelah program bayi tabung berlangsung.
βSecara keseluruhan, berhubungan seks selama proses IVF dianggap aman dan sehat. Namun, sebaiknya lakukan tindakan pencegahan. Karena kekhawatiran terbesar bagi pasien adalah ketika indung telur mereka mulai tumbuh, sel telur menjadi lebih besar dan menciptakan banyak kista. Sehingga, berhubungan seks menjadi tidak nyaman,β kata ahli endokrinologi reproduksi Dr. Rebecca Flyckt, MD.
Tak hanya itu, suntikan hormon berkali-kali selama program berlangsung dapat mengeluarkan banyak sel telur dari ovarium. Bila berhubungan seks hingga penetrasi di tengah kewajiban suntikan hormon tersebut, maka ovarium dapat membesar dan akhirnya menjadi berat. Bila terjadi kondisi ini, maka ovarium berisiko terpelintir dan memerlukan pembedahan darurat.
Selain itu, dokter pun biasanya akan melihat kondisi dari wanita terlebih dahulu. Bila dalam kondisi sehat dan tidak memiliki faktor risiko tinggi, biasanya berhubungan intim tidak akan menimbulkan masalah. Namun, bila mengalami komplikasi atau kekhawatiran kesehatan lainnya selama menjalani program bayi tabung, maka dokter tidak menyarankan untuk berhubungan seks. Dan lebih baik menunggu hingga programnya benar-benar selesai.
Sementara itu, pendapat berbeda dikemukakan oleh dokter kandungan di Brigham and Womenβs Hospital, Dr. Kimberly Keefe Smith, MD. Menurutnya, tak masalah jika wanita melakukan orgasme selama siklus IVF. Tentu dipastikan kondisi kehamilan aman ya, Moms.
βSaya rasa tidak ada salahnya orgasme selama siklus IVF berlangsung. Sekali lagi, tidak melibatkan penetrasi vagina apa pun. Karena ada teori bahwa orgasme bisa membantu [hamil lebih cepat] karena adanya pelepasan endorfin. Dan mungkin itu bisa bermanfaat,β ujar Dr. Keefe Smith.
Sehingga, bila Anda yang sedang menjalani program bayi tabung dan ingin berhubungan seks, sebaiknya konsultasikan kepada dokter kandungan Anda. Sebab, ada kemungkinan bisa menyebabkan kehamilan kembar bila sperma berhasil mencapai sel telur saat berhubungan seks.
βJika tidak menggunakan kondom, ada kemungkinan sperma yang masuk ke saluran reproduksi, bahkan sebelum pengambilan sel telur di akhir proses IVF, sperma dapat bertahan hingga lima hari dan dapat melakukan pembuahan,β jelas Dr. Flyckt.
βIni berarti dokter tidak memiliki kendali atas berapa banyak embrio yang ada di tubuh Anda. Sehingga, Anda bisa hamil kembar, kembar tiga atau kembar empat,β lanjut dia.
Jadi, bila ingin bercinta, pastikan ikuti arahan dari dokter untuk waktu-waktu yang aman dilakukan. Misalnya, tidak berhubungan seks setelah melakukan prosedur transfer embrio atau transfer embrio beku. Karena, berhubungan seks setelah melakukan proses tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi kondisi rahim yang sedang dipersiapkan untuk penempelan embrio.
Dan agar lebih aman, dokter juga umumnya akan menyarankan Anda memakai pelindung seperti kondom. Sehingga, tidak akan memengaruhi proses IVF maupun kondisi kehamilan Anda. Karena, berhubungan seks menjadi salah satu cara agar Anda dan pasangan tetap intim saat menjalani program bayi tabung yang tidak mudah. Seks juga menjadi cara yang tepat untuk menunjukkan dukungan satu sama lain dan menghilangkan stres lho, Moms!
