Cara Menikmati Berhubungan Seks saat Hamil dan Menjadi Ibu Baru

14 Agustus 2025 16:00 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cara Menikmati Berhubungan Seks saat Hamil dan Menjadi Ibu Baru
Kehamilan atau pun menjalani peran sebagai ibu baru semestinya tidak membatasi kenikmatan dalam berhubungan seks.
kumparanMOM
Cara Menikmati Berhubungan Seks saat Hamil dan Menjadi Ibu Baru. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Cara Menikmati Berhubungan Seks saat Hamil dan Menjadi Ibu Baru. Foto: Shutterstock
Masa kehamilan banyak dimanfaatkan ibu hamil untuk menghindari aktivitas yang bisa membahayakan bagi bayi di dalam kandungan, salah satunya berhubungan seks. Meski sebenarnya banyak pakar telah menyebut bercinta dengan suami tidak membahayakan selama tidak ada kondisi pemberat, tetapi beberapa ibu masih ada yang berusaha menghindarinya.
Bagaimana ketika bayi sudah lahir? Ya Moms, beberapa ibu baru mungkin masih akan menunda berhubungan seks lantaran sedang berjuang melawan kelelahan dan beberapa faktor lainnya, yang membuat mereka masih kurang percaya diri untuk melakukannya kembali.
Hal ini senada dengan temuan studi Smile Makers bersama Mumsnet, yang menunjukkan 75 persen ibu baru khawatir tentang berhubungan kembali dengan seksualitas mereka setelah melahirkan. Dan 60 persen ibu baru berjuang dengan citra tubuh dan merasa tubuhnya kini menjadi kebutuhan anak mereka, misalnya menyusui.
Namun, dikutip dari Women's Health, seks dan masturbasi di masa kehamilan dan menjadi ibu baru memiliki beragam manfaat.
"Manfaatnya bukan hanya kenikmatan, tetapi juga pelepas stres, tidur lebih nyenyak, dan peningkatan harga diri," ucap pendidik seks Samantha Marshall dari Smile Makers.
Marshall mengatakan, masih banyak ibu yang memiliki perspektif yang kaku tentang seks saat hamil maupun ketika sedang menjalani peran baru pengasuhan bayi. Sehingga, mereka pun berpikir tidak punya waktu untuk menyisipkan waktu bercinta.
"Kita perlu menghilangkan ekspektasi bahwa seks hanya tentang penetrasi. Kita perlu memperluas perspektif atau definisi kita tentang seksβ€”perspektif kita tentang seks sudah sangat kaku," kata Marshall.

Cara Menikmati Seks saat Hamil dan Pascapersalinan

Ilustrasi posisis seks women on top. Foto: Shutter Stock
Saat hamil atau pascapersalinan, tubuh kita terasa berbeda karena dipengaruhi oleh hormon - dan ini juga dapat memengaruhi gairah seksual kita, sehingga, pelumasan dapat berubah. Namun, beberapa wanita melaporkan tubuh mereka menjadi terasa sangat sensitif, sehingga terlumasi secara alami.
"Ada lebih banyak darah yang mengalir ke vulva dan klitoris, sehingga dapat membuat sebagian dari kita menjadi sangat sensitif, yang berarti mungkin Anda akan lebih terangsang dan mungkin mengalami orgasme yang lebih baik," jelas Marshall.
Selain itu, masih banyak di antara kita yang percaya bahwa seks tidak boleh dilakukan saat hamil, tetapi Marshall menegaskan hal itu kurang tepat, Moms. Ia menjelaskan, berhubungan seks sepenuhnya aman dilakukan pada setiap tahap kehamilan berapa pun, karena bayi dikelilingi oleh kantung ketuban, ditambah lagi ada sumbat lendir yang menutup serviks. Jadi, posisi bercinta apa pun yang Anda lakukan, tidak akan membahayakan bayi.
"Ada ketakutan besar saat penis menyentuh bayi. Tetapi, selama dokter atau bidan belum meminta Anda menghindari hubungan seks dan terasa nyaman [saat dilakukan], maka hal itu sama amannya seperti saat Anda tidak hamil," tutur Marshall.
Begitu juga ketika saat ini Anda sedang menjalani peran baru sebagai seorang ibu. Meski Anda merasa lelah, kesepian, atau kurang percaya diri, tetapi bercinta dengan suami bisa menjadi salah satu cara untuk membuat pasangan tetap merasa terhubung.
"Kamu juga butuh koneksi orang dewasa, dan keintiman seperti itu bisa datang dengan berpelukan, berciuman, atau masturbasi bersama. Apa pun itu, menurutku itu penting," kata dia.
Lantas, bagaimana membuat seks saat hamil maupun pascapersalinan lebih nyaman atau menyenangkan?
"Moto saya adalah lubricant is life, dan saya pikir menggunakannya kapan pun selama kehamilan, atau bahkan setelah kehamilan, akan membuat segalanya jauh lebih lancar. Pelumas akan mengurangi gesekan dan membuat Anda lebih nyaman, baik saat foreplay maupun hubungan intim," tutup dia.
Marshall pun mengingatkan, di fase apa pun Anda saat ini, baik di tengah kesibukan bekerja, kehamilan, atau pun menjadi ibu baru, jangan lupa untuk memprioritaskan berhubungan seks dengan pasangan. Sehingga. kita tetap bisa mendapatkan kenikmatan lagi dengan mencoba dan mengeksplorasi tubuh untuk kebahagiaan bersama.
Trending Now