Cara Menjelaskan Maulid Nabi pada Anak Sesuai Tahapan Usia
5 September 2025 12:25 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Cara Menjelaskan Maulid Nabi pada Anak Sesuai Tahapan Usia
Bingung cara menjelaskan maulid nabi pada anak? Simak penjelasannya di sini, Moms.kumparanMOM

Maulid Nabi adalah momen penting bagi umat Islam untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW. Bagi orang tua, perayaan ini bisa menjadi kesempatan emas untuk memperkenalkan sosok Rasulullah kepada anak-anak.
Tapi tentu saja, cara menjelaskannya perlu disesuaikan dengan usia mereka agar lebih mudah dipahami. Untuk memudahkan Anda, berikut kumparanMOM rangkum cara menjelaskannya pada si kecil.
Tips Menjelaskan Maulid Nabi Sesuai Usia Anak
Usia 3β6 Tahun
Di usia ini, anak masih berpikir sederhana dan konkret. Maka, cukup katakan dengan kalimat singkat:
βMaulid Nabi itu hari lahir Nabi Muhammad.β
Anda bisa menambahkan cerita ringan tentang akhlak beliau, misalnya bahwa Nabi sangat penyayang dan suka berbagi. Agar lebih menarik, gunakan buku bergambar, ilustrasi, atau dongeng sebelum tidur. Dengan begitu, anak akan lebih mudah menangkap makna Maulid Nabi lewat cerita yang hangat.
Usia 7β10 Tahun
Anak mulai bisa memahami konsep makna. Jadi, selain menyebut bahwa Maulid Nabi adalah hari kelahiran Nabi Muhammad, tambahkan penjelasan sederhana:
βKita memperingati Maulid Nabi untuk ingat dan sayang sama Nabi.β
Di usia ini, anak juga senang beraktivitas. Anda bisa mengajak mereka ikut kegiatan sederhana seperti mendengarkan selawat, bersedekah kecil, atau membuat kartu ucapan bertema Maulid Nabi. Jangan lupa, selipkan kisah-kisah masa kecil Nabi yang penuh teladan.
Usia 11 Tahun ke Atas
Anak yang lebih besar biasanya sudah mampu memahami cerita sejarah dan berdiskusi. Anda bisa mulai menceritakan kisah kelahiran Nabi secara lebih lengkap, termasuk peran beliau dalam menyebarkan Islam.
Ajak anak untuk berdiskusi ringan, misalnya:
βKalau Nabi ada di zaman sekarang, sikap baik apa yang bisa kita tiru?β
Selain itu, dorong mereka untuk meneladani akhlak Nabi dalam kehidupan sehari-hari, seperti bersikap jujur, menolong sesama, dan menjaga ucapan.
Menanamkan Cinta Rasulullah lewat Maulid Nabi
Mengenalkan Maulid Nabi kepada anak bukan sekadar soal tanggal lahir Nabi Muhammad, tetapi juga tentang menanamkan rasa cinta kepada Rasulullah.
Dengan penjelasan yang sesuai usia, anak akan tumbuh memahami bahwa Nabi Muhammad adalah teladan yang patut dicintai dan ditiru. Pelan-pelan, nilai-nilai kebaikan yang diajarkan Nabi bisa tertanam dalam hati mereka.
