Ciri-ciri Mata Minus pada Anak yang Sering Tak Disadari Orang Tua

9 Oktober 2025 15:00 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ciri-ciri Mata Minus pada Anak yang Sering Tak Disadari Orang Tua
Waspadai jika anak sering melakukan hal ini, karena bisa jadi matanya mulai minus, Moms.
kumparanMOM
Ilustrasi anak pakai kacamata. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak pakai kacamata. Foto: Shutter Stock
Mata minus atau miopia kini semakin sering ditemukan pada anak-anak usia sekolah. Dikutip dari Healthline, miopia adalah kondisi ketika seseorang dapat melihat objek dekat dengan jelas, tetapi kesulitan melihat objek yang jauh. Kondisi ini biasanya mulai muncul di usia 6โ€“14 tahun dan dapat memburuk seiring pertumbuhan anak, terutama bila tidak ditangani sejak dini.
Para ahli menilai meningkatnya kasus mata minus pada anak tak lepas dari kebiasaan modern seperti terlalu lama menatap layar gadget, kurangnya aktivitas luar ruangan, hingga pencahayaan yang tidak memadai saat belajar. Karena itu, penting bagi orang tua untuk mengenali gejalanya lebih awal sebelum kondisi anak semakin parah.

Ciri-ciri Mata Minus pada Anak

Ilustrasi anak pakai kacamata. Foto: Shutter Stock

Kenapa Perlu Diperhatikan Sejak Dini?

Ilustrasi anak balita pakai kacamata. Foto: Shutterstock
Miopia pada anak tidak hanya membuat penglihatan menjadi kabur, tetapi juga berisiko memburuk seiring pertumbuhan bola mata. Healthline mencatat, miopia berat bisa meningkatkan risiko gangguan serius seperti robekan retina, glaukoma, atau bahkan kebutaan di usia dewasa.
Kabar baiknya, kondisi ini bisa dikendalikan meskipun tidak bisa sembuh total. Namun dalam beberapa kasus miopia bisa sembuh dengan sendirinya terutama selama masa kanak-kanak dan remaja. Hal ini karena bola mata tumbuh dan berkembang selama masa-masa ini.
Pemeriksaan mata rutin setiap tahun, penggunaan lensa korektif sesuai resep, dan membatasi waktu layar juga dapat memperlambat progres miopia. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa bermain di luar ruangan setidaknya dua jam per hari dapat membantu mencegah perkembangan mata minus karena paparan cahaya alami mendukung kesehatan retina.
Trending Now