Dokter: Anak Laki-laki Juga Perlu Vaksin HPV

25 November 2025 16:14 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dokter: Anak Laki-laki Juga Perlu Vaksin HPV
Edukasi dan vaksinasi sejak dini jadi langkah utama melindungi generasi perempuan dari risiko kanker leher rahim.
kumparanMOM
Lindungi Anak Perempuan dengan Satu Dosis Vaksin HPV Sebelum Usia 15 Tahun. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Lindungi Anak Perempuan dengan Satu Dosis Vaksin HPV Sebelum Usia 15 Tahun. Foto: Shutter Stock
Kanker leher rahim sering disebut sebagai β€œsilent killer” karena gejalanya hampir tidak terlihat pada tahap awal. Banyak perempuan bahkan tidak menyadari dirinya terinfeksi HPV, virus penyebab utama kanker ini.
Padahal, jika virus menetap, risiko berkembang menjadi kanker leher rahim bisa muncul 15–20 tahun kemudian. Oleh karena itu, pencegahan dan deteksi dini menjadi kunci utama untuk melindungi kesehatan perempuan sejak usia muda.
Kemudian hal lain yang perlu digarisbawahi adalah, vaksin HPV tidak hanya untuk anak perempuan, Moms. Anak laki-laki juga perlu mengikuti vaksinasi HPV sebelum aktif berhubungan seksual. Simak penjelasannya sampai akhir, ya!
Ilustrasi Vaksin HPV. Foto: StanislavSukhin/Shutterstock
Dokter Spesialis Anak, Prof. DR. Dr. Soedjatmiko, Sp.A (K), menjelaskan, banyak perempuan yang tidak menyadari dirinya terinfeksi HPV karena 70-90 persen kasus tidak menimbulkan gejala dan kadang-kadang virus bisa hilang sendiri dalam 1–2 tahun. Namun, sekitar 5–10 persen virus menetap di tubuh, terutama di leher rahim, tanpa menimbulkan keluhan apa pun.
Dokter Spesialis Anak Prof. DR. Dr. Soedjatmiko, Sp.A (K), Msi. Foto: Eka Nurjanah/kumparan
β€œYang tadi kalau dengan kemoterapi, dengan radiasi akan dapat rambut rontok, kurus, akan tidak bisa puncung meninggal,” kata Prof. Soedjatmiko di Jakarta Selatan, Senin (17/11).

Pentingnya Vaksin HPV dan Skrining Dini untuk Pencegahan Kanker Leher Rahim

Karena itulah, pencegahan sejak dini sangat penting. Anak perempuan sebaiknya sudah mendapatkan vaksin HPV sebelum usia 15 tahun, minimal satu kali.
Selain itu, tes skrining seperti Pap smear menjadi langkah penting untuk mendeteksi sel-sel abnormal di leher rahim pada tahap awal, ketika kanker belum menunjukkan gejala. Dengan skrining dini, risiko berkembangnya kanker leher rahim dapat diminimalkan.
Ilustrasi Vaksin HPV. Foto: StanislavSukhin/Shutterstock
Prof. Soedjatmiko juga menekankan bahwa virus HPV bisa menular ke laki-laki, meski angka infeksinya memang lebih sedikit dibandingkan perempuan. Pencegahan melalui vaksinasi dan edukasi sejak dini menjadi kunci untuk melindungi generasi muda dari risiko penyakit serius ini.
β€œVirus pada leher rahim perempuan bisa menularkan pada laki-laki, tapi angka studinya memang pada laki-laki lebih sedikit,” tutupnya.
Trending Now