Dongeng Anak Sebelum Tidur: Si Kancil dan Kunang-Kunang Penjaga Malam
4 Januari 2026 19:40 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Dongeng Anak Sebelum Tidur: Si Kancil dan Kunang-Kunang Penjaga Malam
Dongeng sebelum tidur bukan hanya membantu anak lebih rileks, tetapi juga menjadi momen berharga untuk menanamkan nilai kehidupan. kumparanMOM

Dongeng sebelum tidur bukan hanya membantu anak lebih rileks, tetapi juga menjadi momen berharga untuk menanamkan nilai kehidupan. Melalui dongeng, anak belajar mengenal emosi, empati, dan cara menyelesaikan masalah dengan cara yang sederhana dan menyenangkan.
Dongeng Si Kancil dan Kunang-Kunang Penjaga Malam
Di sebuah hutan yang tenang, hiduplah seekor kancil kecil yang terkenal cerdik dan selalu ingin tahu. Setiap sore, saat matahari mulai tenggelam, Si Kancil suka berjalan-jalan sendirian sambil memperhatikan perubahan warna langit.
Suatu malam, ia berjalan terlalu jauh hingga lupa jalan pulang. Hutan menjadi gelap, dan Si Kancil mulai merasa takut. Ia memanggil-manggil teman-temannya, tetapi tak ada yang menjawab.
Tiba-tiba, cahaya kecil berkelip muncul di antara semak-semak. Ternyata itu adalah sekelompok kunang-kunang.
βKenapa kamu sendirian, Kancil?β tanya salah satu kunang-kunang dengan suara lembut.
βAku tersesat,β jawab Si Kancil dengan jujur.
Para kunang-kunang pun bersepakat membantu. Mereka terbang bersama, membentuk jalur cahaya yang menerangi jalan hutan. Si Kancil mengikuti cahaya itu dengan hati-hati, sampai akhirnya ia melihat pohon besar dekat rumahnya.
βTerima kasih,β kata Si Kancil dengan senyum lega. βTanpa kalian, aku tidak tahu harus bagaimana.β
Kunang-kunang pun berpamitan, kembali menjadi penjaga malam yang setia menerangi hutan dalam diam.
Sejak malam itu, Si Kancil belajar untuk tidak berjalan sendirian tanpa berpamitan dan selalu menghargai bantuan sekecil apa pun dari teman.
Pesan Moral
Dongeng ini mengajarkan anak bahwa meminta dan menerima bantuan bukanlah hal yang memalukan. Kebaikan kecil dari orang lain bisa membawa pertolongan besar, terutama saat kita sedang kesulitan.
