Gugup Menjelang Melahirkan? Kenali Penyebab dan Cara Menghadapinya!
25 Juli 2025 11:00 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Gugup Menjelang Melahirkan? Kenali Penyebab dan Cara Menghadapinya!
Menjelang persalinan, wajar jika para ibu merasa gugup, cemas, bahkan takut.kumparanMOM

Menjelang hari persalinan, perasaan gugup, cemas, bahkan takut, adalah hal yang sangat wajar dialami calon ibu. Meski perasaan ini normal, bukan berarti tidak bisa diatasi, Moms. Justru, memahami sumber ketakutan dan cara mengelolanya bisa membuat proses persalinan menjadi lebih tenang dan terkontrol.
Dikutip dari What to Expect, ada beberapa hal yang sering menjadi kekhawatiran para ibu. Sebagian besar ketakutan ini muncul karena hal-hal yang belum tentu terjadi, tapi tetap menghantui pikiran. Lantas, apa saja yang paling sering menjadi momok menjelang persalinan?
Ketakutan Umum yang Sering Menghantui Para Ibu Menjelang Persalinan
1. Takut Buang Air Besar saat Mengejan
Pakar menyebut, buang air besar saat mengejan karena kontraksi adalah hal yang lumrah. Karena hal yang biasa, para tenaga medis yang membantu Anda melahirkan bisa dengan cekatan menyingkirkan kotoran yang keluar.
2. Takut dengan Jarum Epidural
Banyak ibu merasa ngeri saat membayangkan jarum epidural. Jarum ini memang berukuran khusus karena digunakan untuk menyuntikkan anestesi ke area sekitar sumsum tulang belakang. Jika Anda merasa takut, penting untuk berdiskusi dengan dokter anestesi atau tenaga medis agar bisa memahami prosedurnya dan merasa lebih siap secara mental.
Cara Mengelola Rasa Takut Menjelang Melahirkan
Jika rasa takut mulai terasa berlebihan, jangan dibiarkan begitu saja. Ada beberapa cara yang bisa membantu Anda mengelola kecemasan menjelang persalinan:
-Konsultasi
Jika Anda merasa sangat cemas atau mengalami ketakutan berlebihan, mungkin Anda mengalami tokofobia, yaitu kondisi medis berupa ketakutan ekstrem terhadap kehamilan dan persalinan. Konsultasi dengan psikolog atau konselor dapat membantu.
-Ikuti Kelas Persiapan Melahirkan
Kelas ini akan memberi gambaran jelas tentang proses persalinan dan pemulihan pasca-melahirkan, sekaligus membekali Anda dengan strategi menghadapi rasa sakit. Bertemu dengan ibu hamil lain juga bisa memberikan rasa tenang karena Anda tahu tidak sendirian.
-Pertimbangkan Kehadiran Doula
Selain itu, doula juga bisa menjadi pendamping yang memberi dukungan emosional dan fisik selama proses melahirkan. Kehadirannya sering membuat ibu merasa lebih aman dan rileks.
-Hindari Informasi Negatif
Usahakan menjauh dari berita, cerita, atau tayangan yang menampilkan persalinan secara menakutkan. Sebaiknya fokuskan pikiran Anda pada hal-hal positif dan persiapan diri yang sehat.
Dengan memahami apa yang mungkin terjadi serta mempersiapkan diri secara mental maupun fisik, Anda bisa menyambut hari kelahiran dengan lebih percaya diri.
Ingatlah, tubuh tahu caranya melahirkan dan Anda lebih kuat dari yang Anda kira, Moms.
