Head Lag pada Bayi: Normal atau Harus Waspada?

9 Agustus 2025 13:15 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Head Lag pada Bayi: Normal atau Harus Waspada?
Head lag sering terjadi pada bayi baru lahir dan bisa hilang dengan sendirinya.
kumparanMOM
Ilustrasi bayi tengkurap. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi tengkurap. Foto: Shutterstock
Moms, pernahkah saat mengangkat bayi dari posisi berbaring, kepala si kecil tampak tertinggal ke belakang? Nah, kondisi ini disebut head lag. Head lag terjadi ketika kepala bayi belum mampu mengikuti gerakan tubuhnya, saat ditarik atau diangkat.
Pada bayi baru lahir, ini adalah hal yang normal, karena otot leher dan punggungnya masih lemah. Biasanya, head lag akan menghilang di usia 3โ€“4 bulan, ketika kontrol kepala dan leher mulai berkembang.
Menurut National Library of Medicine, perkembangan motorik kasar bayi berjalan dari atas ke bawah (sefalokaudal). Artinya, kemampuan mengontrol kepala akan muncul sebelum ia mampu duduk atau berjalan. Selama fase awal ini, Anda perlu menopang kepala bayi setiap kali menggendong atau memindahkannya.
Namun, jika head lag bertahan hingga usia tertentu, ini bisa menjadi tanda adanya masalah perkembangan yang perlu diwaspadai.

Kapan Harus Waspada saat Bayi Mengalami Head Lag?

Moms, setiap bayi berkembang dengan kecepatannya sendiri. Tapi ada batas aman yang perlu kita perhatikan:
Adapun beberapa kondisi yang mungkin terkait dengan head lag yang berkepanjangan:

Tips Menghindari dan Mengatasi Head Lag

bayi sedang tummy time Foto: Shutterstock
Menurut Profesor Neurologi, Courtney Wusthoff, MD, FAAP, untuk membantu si kecil memperkuat otot leher dan punggungnya, Anda bisa memberikan stimulasi sederhana namun efektif di rumah:
Trending Now