Kenapa Bayi Lebih Aktif di Malam Hari dalam Kandungan? Ini 5 Penyebabnya

7 Oktober 2025 16:00 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kenapa Bayi Lebih Aktif di Malam Hari dalam Kandungan? Ini 5 Penyebabnya
Bayi dalam kandungan yang lebih aktif di malam hari merupakan hal yang umum dialami ibu hamil.
kumparanMOM
Ilustrasi gerakan bayi di dalam kandungan. Foto: yucelyilmaz/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gerakan bayi di dalam kandungan. Foto: yucelyilmaz/Shutterstock
Saat hamil, banyak ibu yang sering bertanya-tanya, kenapa bayi di dalam kandungan lebih aktif di malam hari, terutama saat usia kandungan memasuki trimester kedua. Ketika tubuh mulai rileks dan malam hari, justru gerakan janin terasa semakin sering dan kuat. Apakah Anda mengalaminya juga, Moms?
Ya, bayi di dalam kandungan mulai menendang, berguling, bahkan membuat Anda terbangun dari tidur. Menurut para ahli, gerakan aktif janin di malam hari adalah hal yang wajar dan merupakan tanda janin dalam kondisi sehat.

Penyebab Bayi Lebih Aktif di Malam Hari

Dikutip dari WebMD, janin yang normal akan bergerak setidaknya 10 kali dalam rentang waktu 2 jam. Sementara, sebagian besar janin mulai aktif antara pukul 9 malam hingga 1 dini hari.
1. Penurunan Kadar Gula Darah saat Tidur
Ilustrasi Ibu Hamil Besar Foto: Shutterstock
Saat ibu hamil tidur, kadar gula darah secara alami menurun. Perubahan ini bisa memicu janin untuk menjadi lebih aktif sebagai respons terhadap kondisi tubuh ibu. Karena itulah, Anda sering merasakan tendangan atau gerakan bayi saat sedang berbaring atau akan tidur.
2. Respons terhadap Sentuhan dan Suara
Meski masih dalam kandungan, bayi sudah bisa merasakan sentuhan dan suara dari luar. Misalnya, saat ayah tidur dekat dengan perut ibu, si kecil bisa merespons dengan menendang.
3. Gerakan Ibu yang Menenangkan di Siang Hari
Menurut dokter kandungan dan ginekolog di Stanford Health Care, Dr. Susan Crowe, kepada laman CNET, janin cenderung tenang di siang hari karena gerakan tubuh ibu. Seperti berjalan atau beraktivitas membuat mereka merasa seperti diayun, sehingga tertidur. Ketika malam tiba dan ibu berhenti bergerak, janin pun menjadi lebih waspada dan aktif.
Ilustrasi detak jantung janin. Foto: Shutter Stock
4. Lebih Banyak Ruang saat Ibu Berbaring
Saat ibu berbaring, terutama di malam hari, ruang di dalam rahim sedikit lebih terbuka atau tidak terlalu tertekan oleh gravitasi. Hal ini memungkinkan bayi bergerak lebih bebas, berguling, bahkan menendang.
5. Janin Sedang Mengembangkan Ritme Tidur-Bangun
Kemudian menurut dr. Andrea Desai, spesialis kedokteran ibu dan janin di University of Maryland Medical Center, bayi dalam kandungan sedang membentuk ritme sirkadian. Yaitu pola tidur dan bangun harian. Artinya, mereka mulai belajar kapan waktunya beristirahat dan kapan waktunya aktif, meski belum tentu selaras dengan pola tidur orang dewasa.
Ilustrasi ibu hamil tidur. Foto: Syda Productions/kumparan

Perlukah Khawatirkah Jika Bayi Dalam Kandungan Aktif Malam Hari?

Jawabannya tidak perlu, khawatir! Justru gerakan aktif bayi menandakan bahwa janin dalam kondisi sehat dan berkembang dengan baik. Namun, jika gerakan terasa terlalu sedikit atau tiba-tiba berhenti, penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter ya, Moms.
Trending Now