Kenapa Perempuan Susah Turunkan Berat Badan saat Sudah Jadi Ibu
9 November 2025 16:00 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Kenapa Perempuan Susah Turunkan Berat Badan saat Sudah Jadi Ibu
Banyak ibu mengalami kesulitan menurunkan berat badan setelah melahirkan karena perubahan hormon, pola tidur, hingga tekanan mental yang meningkat.kumparanMOM

Menjaga berat badan ideal setelah melahirkan bukanlah hal yang mudah bagi banyak perempuan. Meski sudah berusaha makan lebih sehat atau rutin berolahraga, timbangan sering kali tidak bergerak turun. Ini bukan berarti Anda kurang disiplin sebagai ibuβada banyak faktor biologis dan psikologis yang berperan di baliknya.
Perubahan Hormon Membuat Ibu Lebih Susah Turunkan Berat Badan
Mayo Clinic melansir, setelah melahirkan, tubuh ibu akan mengalami perubahan hormon yang cukup ekstrem. Hormon estrogen dan progesteron yang naik-turun dapat memengaruhi metabolisme dan penyimpanan lemak tubuh.
Selain itu, hormon prolaktin yang meningkat saat menyusui mendorong tubuh menyimpan cadangan energi lebih banyak untuk produksi ASI. Inilah yang membuat sebagian ibu tetap merasa cepat lapar dan lebih mudah menambah berat badan.
Kurang Tidur Bikin Metabolisme Melambat
Tantangan terbesar ibu setelah punya anak salah satunya adalah kurang tidur. Penelitian menunjukkan bahwa kekurangan tidur:
Akibatnya, ibu cenderung lebih ingin makan makanan tinggi gula dan lemak untuk mendapatkan energi instan.
Stres Ibu Ikut Berpengaruh pada Berat Badan
Menjadi ibu seringkali membawa tekanan mental yang besar. Hormon kortisol akan meningkat saat stres, dan hormon ini berhubungan dengan penumpukan lemak di area perut.
Apalagi jika Anda merasa harus menyeimbangkan pekerjaan, mengurus rumah, dan mendampingi anak, tubuh akan terus dalam mode βbertahanβ, menjaga cadangan energi lebih banyak dalam bentuk lemak.
Aktivitas Fisik Jadi Lebih Terbatas
Rutinitas ibu setelah punya anak tentu berubah banyak:
Ketika aktivitas lebih pasif, pembakaran kalori otomatis menurun. Bahkan jika pola makan sama, berat badan bisa tetap naik.
Tubuh Setiap Ibu Berbeda
Hal yang penting diingat: proses setiap ibu tidak sama. Ada yang cepat kembali ke berat semula, ada pula yang butuh waktu lebih panjang. Faktor genetik juga berpengaruh dalam cara tubuh menyimpan dan membakar lemak.
Jadi, jangan membandingkan perjalanan Anda dengan orang lain. Yang terpenting adalah kesehatan Anda tetap terjaga.
Tips untuk Mendukung Ibu Turunkan Berat Badan
Berikut langkah sederhana yang bisa Anda coba secara bertahap:
Ingat, Moms, tujuan utama bukan hanya menurunkan angka di timbangan, tapi menjaga tubuh kuat untuk mendampingi anak tumbuh. Setuju?
