Macam-macam KB untuk Pria yang Bisa Jadi Pilihan
12 Oktober 2025 12:00 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Macam-macam KB untuk Pria yang Bisa Jadi Pilihan
Kontrasepsi bukan hanya tanggung jawab wanita, ada juga macam-macam KB untuk pria yang bisa jadi pilihan.kumparanMOM

Selama ini, penggunaan alat kontrasepsi lebih identik dengan wanita. Padahal, pria juga memiliki peran penting dalam perencanaan keluarga, termasuk dalam hal memberikan jarak kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi. Ya Moms, ada kok macam-macam KB untuk pria yang sudah tersedia, meski pilihannya memang tidak sebanyak wanita.
Dikutip dari Medical News Today, pilihan kontrasepsi untuk pria tersedia dalam berbagai bentuk, baik yang bersifat sementara maupun permanen. Tujuannya tetap sama, yaitu mencegah terjadinya kehamilan yang tidak direncanakan. Berikut ini beberapa jenis kontrasepsi pria yang umum digunakan, lengkap dengan kelebihan dan kekurangannya:
Jenis-jenis Kontrasepsi untuk Pria
1. Kondom
Kondom merupakan jenis kontrasepsi pria yang paling umum digunakan dan terbuat dari lateks. Kondom berfungsi mencegah sperma masuk ke dalam vagina saat ejakulasi. Tingkat efektivitasnya hingga 98 persen jika digunakan dengan benar setiap kali berhubungan.
Kelebihan:
-Melindungi dari Infeksi Menular Seksual (IMS)
-Mudah didapat dan terjangkau
Kekurangan:
-Bisa robek atau lepas jika tidak digunakan dengan benar
-Beberapa pria merasa kurang nyaman atau sensasi berkurang
2. Suntik Testosteron
Mirip seperti suntik KB pada wanita, suntik testosteron berfungsi menurunkan produksi sperma dalam jangka waktu tertentu. Hormon ini bekerja dengan menghambat hormon yang mengatur proses produksi sperma.
Kelebihan:
-Dapat membantu pria dengan kadar testosteron rendah
Kekurangan:
-Perubahan hormon bisa memengaruhi mood dan kondisi fisik, misalnya jerawat
-Harus dilakukan secara rutin setiap 6โ8 minggu
3. Vasektomi
Vasektomi merupakan satu-satunya metode kontrasepsi permanen untuk pria. Prosedurnya dilakukan dengan memotong atau menutup saluran yang membawa sperma. Sehingga, nantinya air mani yang dikeluarkan pria tidak lagi mengandung sperma. Dibutuhkan sekitar tiga bulan agar vasektomi menjadi efektif sepenuhnya.
Kelebihan:
- Sangat efektif dan bersifat permanen
- Tidak memengaruhi performa seksual
- Tingkat keberhasilan lebih dari 99 persen
Kekurangan:
- Tidak cocok bagi pria yang masih ingin memiliki anak
- Prosedur medis yang melibatkan risiko komplikasi, seperti nyeri atau pendarahan
- Tidak melindungi dari Infeksi Menular Seksual (IMS).
