Malas Bercinta Usai Melahirkan Bukan Berarti Tidak Bisa Intim dengan Suami, Lho!
15 Januari 2023 19:05 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
Malas Bercinta Usai Melahirkan Bukan Berarti Tidak Bisa Intim dengan Suami, Lho!
Penjelasan studi soal tidak berkurangnya keintiman suami istri setelah melahirkan meski frekuensi hubungan seks berkurang.kumparanMOM

Banyak yang berubah bagi kehidupan seorang ibu setelah melahirkan. Mulai dari mengasuh bayi, menyusui, kurang istirahat, hingga kehidupan seks.
Ya Moms, mungkin aktivitas bercinta Anda dengan suami akan mengalami berbagai perubahan setelah melahirkan dan punya bayi. Tetapi, sebenarnya kembali berhubungan intim dengan pasangan tidak perlu dipaksakan, kok. Sebab, tubuh memerlukan waktu pemulihan dan kesiapan secara mental yang berbeda-beda.
Di sisi lain, beberapa pasangan juga mungkin khawatir kurangnya berhubungan seks setelah memiliki bayi akan berdampak pada keintiman hubungan mereka. Ada saja yang berpikir, jarang bercinta seperti sebelum memiliki bayi merupakan sesuatu yang salah dalam hubungan rumah tangga.
Tetapi, Motherly melansir, sangat sulit bagi wanita untuk menemukan mood bercinta di tengah kurang tidur, kelelahan, menyusui setiap beberapa jam, menyesuaikan diri menjadi orang tua baru, hingga memulihkan diri setelah persalinan.
Kenyataannya, hamil dan melahirkan merupakan pengalaman baru yang melibatkan fisik serta emosional bagi seorang wanita. Yang pastinya, akan memengaruhi kehidupan seks juga.
Sebuah studi juga menunjukkan bahwa ikatan kuat dengan suami sejak sebelum melahirkan tidak akan berpengaruh terhadap kehidupan seks setelah melahirkan, mau berapa banyak turunnya frekuensi bercinta yang dilakukan.
Seks yang Sehat dengan Suami Setelah Punya Bayi
Ada sebuah penelitian oleh University of Nebraska, yang meneliti soal kemungkinan kehamilan dan menjadi orang tua baru mungkin bisa mengubah cara seseorang mendefinisikan kualitas hubungan dengan seberapa sering berhubungan seks. Jadi, mereka menentukan apakah memiliki hubungan yang sehat saat hamil bisa memprediksi berkurangnya hubungan seks setelah melahirkan.
Para peneliti mewawancarai dan mengamati perubahan kualitas hubungan seks 159 pasangan sejak kehamilan hingga 6 bulan pascapersalinan. Penelitian dilakukan khususnya pada pasangan yang baru menjadi orang tua, dengan meneliti soal kerja sama dan dukungan satu sama lain, komunikasi, menanggapi stres, hingga bagaimana menunjukkan keintimannya.
Hasilnya, ternyata ketika pasangan saling memberikan keintiman emosional, saling mendukung, dan komunikasi yang intens selama hamil, mereka justru sebenarnya lebih jarang berhubungan seks pascapersalinan.
Dan dengan melakukan lebih sedikit hubungan seks pascapersalinan, maka secara alami Anda bisa mengurangi kemungkinan untuk hamil lagi dalam waktu dekat, Moms. Juga bisa mengurangi risiko rasa sakit dan infeksi yang mungkin dialami bila memaksakan berhubungan seks saat tubuh belum sepenuhnya pulih.
Selain itu, jarang bercinta juga sebenarnya merupakan hal yang normal karena Anda masih menyesuaikan diri dengan realitas kehidupan baru setelah memiliki bayi. Secara biologis, selama kehamilan dan pascapersalinan pun adaptasi saraf dan kognitif otak yang terlibat juga bisa membuat wanita kurang responsif terhadap rangsangan seksual, melainkan lebih responsif dengan bayi Anda sendiri.
Jadi Moms, kurang berhubungan seks setelah melahirkan itu wajar, kok. Setidaknya, dalam setahun pertama setelah melahirkan. Sehingga, tidak perlu merasakan tertekan saat enggak bercinta atau tak memiliki mood untuk melakukannya, ya!
