Manfaat Membaca Surah Yusuf untuk Ibu Hamil

2 Oktober 2025 16:00 WIB
·
waktu baca 6 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Manfaat Membaca Surah Yusuf untuk Ibu Hamil
Meski tidak ada dalil atau hadisnya, membaca Surah Yusuf dianjurkan bagi ibu hamil.
kumparanMOM
Ilustrasi Al-quran. Foto: Gatot Adri/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Al-quran. Foto: Gatot Adri/Shutterstock
Bagi ibu hamil, membaca Al-Qur’an adalah salah satu amalan baik yang memberikan ketenangan hati sekaligus doa untuk janin yang dikandung. Nah, salah satu bacaan yang sering dianjurkan untuk ibu hamil adalah Surah Yusuf. Surah Yusuf tidak hanya mengisahkan perjalanan Nabi Yusuf AS yang penuh ujian, tetapi juga menggambarkan ketampanan, akhlak, kesabaran, dan keimanan yang kuat. Karena itulah, banyak ibu hamil yang membaca surah ini sebagai doa agar anak yang lahir memiliki wajah rupawan sekaligus akhlak yang baik.

Manfaat Surah Yusuf untuk Ibu Hamil

Ilustrasi janin 22 Minggu. Foto: Shutter Stock
Walaupun tidak ada dalil khusus yang mewajibkan ibu hamil membaca Surah Yusuf, banyak ulama dan masyarakat muslim meyakini bahwa surah ini memiliki keberkahan. Beberapa manfaat yang diyakini antara lain:

Manfaat Lain Membaca Surah Yusuf untuk Ibu Hamil

Selain manfaat yang telah disebutkan, membaca Surah Yusuf bagi ibu hamil juga dianggap berguna sebagai:

Surah Yusuf Ayat 1–16

Berikut adalah Surah Yusuf ayat 1–16 lengkap dalam teks Arab, latin, dan terjemah bahasa Indonesia. Ayat 1 Arab: الر ۚ تِلْكَ آيَاتُ الْكِتَابِ الْمُبِينِ Latin: Alif laam raa. Tilka aayaatul-kitaabil-mubiin. Artinya: Alif laam raa. Inilah ayat-ayat Kitab (Al-Qur’an) yang jelas. Ayat 2 Arab: إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ Latin: Innaa anzalnaahu qur-aanan 'arabiyyal la'allakum ta'qiluun. Artinya: Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al-Qur’an dengan berbahasa Arab agar kamu mengerti. Ayat 3 Arab: نَحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ أَحْسَنَ الْقَصَصِ بِمَا أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ هَٰذَا الْقُرْآنَ وَإِنْ كُنْتَ مِنْ قَبْلِهِ لَمِنَ الْغَافِلِينَ Latin: Nahnu naqussu ‘alaika ahsanal qasashi bimaa awhaina ilaika haazal quraana wa in kunta min qablihi laminal ghaafiliin. Artinya: Kami menceritakan kepadamu kisah yang paling baik dengan mewahyukan Al-Qur’an ini kepadamu, padahal sebelumnya engkau termasuk orang yang lalai. Ayat 4 Arab: إِذْ قَالَ يُوسُفُ لِأَبِيهِ يَا أَبَتِ إِنِّي رَأَيْتُ أَحَدَ عَشَرَ كَوْكَبًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ رَأَيْتُهُمْ لِي سَاجِدِينَ Latin: Idz qaala yusufu li abiihi yaa abati innii ra-aitu ahada ‘ashara kawkaban washshamsa walqamara ra-aituhum lii saajidiin. Artinya: (Ingatlah) ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: Wahai Ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari, dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku. Ayat 5 Arab: قَالَ يَا بُنَيَّ لَا تَقْصُصْ رُؤْيَاكَ عَلَىٰ إِخْوَتِكَ فَيَكِيدُوا لَكَ كَيْدًا ۖ إِنَّ الشَّيْطَانَ لِلْإِنْسَانِ عَدُوٌّ مُبِينٌ Latin: Qaala yaa bunayya laa taqshush ru-yaaka ‘ala ikhwatika fayakiiduu laka kaidan, innash-shaitaana lil-insaani ‘aduwwum mubiin. Artinya: Berkata ayahnya: Wahai anakku, janganlah engkau ceritakan mimpimu itu kepada saudara-saudaramu, karena mereka akan membuat tipu daya terhadapmu. Sesungguhnya setan itu musuh nyata bagi manusia. Ayat 6 Arab: وَكَذَٰلِكَ يَجْتَبِيكَ رَبُّكَ وَيُعَلِّمُكَ مِنْ تَأْوِيلِ الْأَحَادِيثِ وَيُتِمُّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكَ وَعَلَىٰ آلِ يَعْقُوبَ كَمَا أَتَمَّهَا عَلَىٰ أَبَوَيْكَ مِنْ قَبْلُ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْحَاقَ ۚ إِنَّ رَبَّكَ عَلِيمٌ حَكِيمٌ Latin: Wa kadzaalika yajtabiika rabbuka wa yu’allimuka min ta’wiilil-ahaadiitsi wa yutimmu ni’matahu ‘alaika wa ‘alaaa aali ya’quuba kamaaa atammahaaa ‘alaaa abawaika min qablu ibraaheema wa is-haaq, inna rabbaka ‘aliimun hakiim. Artinya: Demikianlah Tuhanmu memilihmu (Yusuf) dan mengajarkan kepadamu ta’bir mimpi, serta menyempurnakan nikmat-Nya atasmu dan keluarga Ya’qub, sebagaimana Dia telah menyempurnakan nikmat-Nya atas kedua orang tuamu, Ibrahim dan Ishaq. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Ayat 7 Arab: لَقَدْ كَانَ فِي يُوسُفَ وَإِخْوَتِهِ آيَاتٌ لِلسَّائِلِينَ Latin: Laqad kaana fii yusufa wa ikhwatihi aayaatul lis-saa-iliin. Artinya: Sesungguhnya pada (kisah) Yusuf dan saudara-saudaranya terdapat tanda-tanda bagi orang yang bertanya. Ayat 8 Arab: إِذْ قَالُوا لَيُوسُفُ وَأَخُوهُ أَحَبُّ إِلَىٰ أَبِينَا مِنَّا وَنَحْنُ عُصْبَةٌ ۖ إِنَّ أَبَانَا لَفِي ضَلَالٍ مُبِينٍ Latin: Idz qaaluu layuusufu wa akhuuhu ahabbu ilaa abiinaa minnaa wa nahnu ‘ushbah, inna abaanaa lafii dhalaalim mubiin. Artinya: (Ingatlah) ketika mereka berkata: Sesungguhnya Yusuf dan saudaranya lebih dicintai oleh ayah kita daripada kita sendiri, padahal kita adalah satu golongan (yang kuat). Sesungguhnya ayah kita benar-benar dalam kekeliruan yang nyata. Ayat 9 Arab: اقْتُلُوا يُوسُفَ أَوِ اطْرَحُوهُ أَرْضًا يَخْلُ لَكُمْ وَجْهُ أَبِيكُمْ وَتَكُونُوا مِنْ بَعْدِهِ قَوْمًا صَالِحِينَ Latin: Uqtuluu yuusufa awitrahuhu ardhon yakhlu lakum wajhu abiikum watakuunuu mim ba’dihi qawmans saalihiin. Artinya: Bunuhlah Yusuf atau buanglah dia ke suatu tempat agar perhatian ayahmu hanya tertuju kepadamu, dan sesudah itu kamu menjadi orang yang baik. Ayat 10 Arab: قَالَ قَائِلٌ مِنْهُمْ لَا تَقْتُلُوا يُوسُفَ وَأَلْقُوهُ فِي غَيَابَةِ الْجُبِّ يَلْتَقِطْهُ بَعْضُ السَّيَّارَةِ إِنْ كُنْتُمْ فَاعِلِينَ Latin: Qaala qaa-ilum minhum laa taqtuluu yuusufa wa alquuhu fii ghayaabatil jubbiyyaltaqith-hu ba’dhush-shay-yaarati in kuntum faa’iliin. Artinya: Seorang di antara mereka berkata: Janganlah kamu bunuh Yusuf, tetapi masukkanlah dia ke dalam sumur; nanti dia akan dipungut oleh sebagian musafir, jika kamu hendak berbuat. Ayat 11 Arab: قَالُوا يَا أَبَانَا مَا لَكَ لَا تَأْمَنَّا عَلَى يُوسُفَ وَإِنَّا لَهُ لَنَاصِحُونَ Latin: Qaaluu yaa abaanaa maa laka laa ta’mannaa ‘alaa yusufa wa innaa lahuu lanaashihuun. Artinya: Mereka berkata: Wahai ayah kami, mengapa engkau tidak mempercayai kami terhadap Yusuf, padahal sesungguhnya kami adalah orang-orang yang menginginkan kebaikan baginya? Ayat 12 Arab: أَرْسِلْهُ مَعَنَا غَدًا يَرْتَعْ وَيَلْعَبْ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ Latin: Arsilhu ma’anaa ghadan yarta’ wa yal’ab wa innaa lahuu lahaafizhuun. Artinya: Biarkanlah dia pergi bersama kami besok, supaya dia (dapat) bersenang-senang dan bermain, dan sesungguhnya kami pasti menjaganya. Ayat 13 Arab: قَالَ إِنِّي لَيَحْزُنُنِي أَنْ تَذْهَبُوا بِهِ وَأَخَافُ أَنْ يَأْكُلَهُ الذِّئْبُ وَأَنْتُمْ عَنْهُ غَافِلُونَ Latin: Qaala innii layahzununi an tadzhabuu bihi wa akhaafu an ya’kulahuz-dzi’bu wa antum ‘anhu ghaafiluun. Artinya: Berkata Ya‘qub: Sesungguhnya kepergianmu bersama dia amat menyedihkan aku, dan aku takut dia dimakan serigala, sedang kamu lengah daripadanya. Ayat 14 Arab: قَالُوا لَئِنْ أَكَلَهُ الذِّئْبُ وَنَحْنُ عُصْبَةٌ إِنَّا إِذًا لَخَاسِرُونَ Latin: Qaaluu la-in akalahuz-dzi’bu wa nahnu ‘ushbatun innaa idzan lakhaasiruun. Artinya: Mereka berkata: Jika dia benar-benar dimakan serigala, padahal kami golongan yang kuat, sesungguhnya kami kalau demikian tentu orang-orang yang merugi. Ayat 15 Arab: فَلَمَّا ذَهَبُوا بِهِ وَأَجْمَعُوا أَنْ يَجْعَلُوهُ فِي غَيَابَةِ الْجُبِّ ۚ وَأَوْحَيْنَا إِلَيْهِ لَتُنَبِّئَنَّهُمْ بِأَمْرِهِمْ هَٰذَا وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ Latin: Falammaa dzahabuu bihi wa ajma’uu an yaj’aluuhu fii ghayaabatil-jubbi wa awhaynaa ilaihi latunabbi-annahum bi-amrihim haadzaa wahum laa yasy’uruun. Artinya: Maka tatkala mereka membawanya dan sepakat memasukkannya ke dasar sumur, (Kami berfirman kepada Yusuf): Sungguh engkau kelak akan menceritakan kepada mereka perbuatan ini, sedang mereka tidak menyadari. Ayat 16 Arab: وَجَاءُوا أَبَاهُمْ عِشَاءً يَبْكُونَ Latin: Wa jaa-‘uu abaahum ‘ishaa-an yabkuun. Artinya: Kemudian mereka datang kepada ayah mereka di waktu malam sambil menangis.
Trending Now