Mau Ajak Anak Lihat Pemotongan Hewan Kurban? Pahami Dulu Hal Ini, Moms!

29 Juni 2023 10:00 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mau Ajak Anak Lihat Pemotongan Hewan Kurban? Pahami Dulu Hal Ini, Moms!
Sebelum mengajak anak melihat pemotongan hewan kurban, ada beberapa hal yang perlu dipahami.
kumparanMOM
Sejumlah petugas menyembelih sapi kurban milik Presiden Joko Widodo di halaman Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (11/7/2022). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah petugas menyembelih sapi kurban milik Presiden Joko Widodo di halaman Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (11/7/2022). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO
Saat Idul Adha, salah satu momen yang ramai ditonton warga adalah pemotongan hewan kurban. Tak sedikit orang tua yang mengajak anaknya untuk menonton proses penyembelihan hewan kurban tersebut.
Namun sebetulnya, boleh enggak ya anak menonton pemotongan hewan kurban? Mengingat, banyaknya darah yang keluar saat hewan kurban disembelih, bukan tidak mungkin bisa membuat anak merasa takut atau bahkan jadi trauma.
Nah Moms, menurut psikolog anak dan remaja Vera Itabiliana Hadiwidjojo, sebaiknya orang tua tidak mengajak anak dengan usia di bawah 7 tahun untuk melihat proses penyembelihan hewan kurban. Sebab peristiwa itu bisa dimaknai lain oleh anak di bawah usia 7 tahun.
"Pada anak di bawah usia 7 tahun, adegan penyembelihan hewan bisa menimbulkan salah persepsi. Antara lain beranggapan 'kok jahat ya, menyakiti hewan'. Karena cenderung merasa iba pada hewan atau anak bisa juga jadi ketakutan karena melihat hal yang bisa dibilang menyeramkan untuk anak," kata Vera.
Anak-anak dan Hewan Kurban Foto: Shutterstock
Tapi bagaimana jika anak merengek minta menonton penyembelihan hewan kurban? Psikolog dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia itu menyebut, keputusan tersebut dikembalikan pada orang tua.
"Boleh atau tidaknya dikembalikan lagi ke kebijakan orang tua sebenarnya. Kalau balita sebenarnya masih relatif mudah dialihkan. Bisa saja dibawa ke bagian hewan yang belum dipotong," ujar Vera.
Orang tua juga perlu mengukur kesiapan dan karakter anak yang tentu saja berbeda-beda. Bila anak sudah lebih besar dan sangat ingin mengetahui proses penyembelihan kurban, orang tua perlu menerangkan bahwa proses itu tidak diniatkan untuk menyakiti hewan.
Selain itu, di luar kebijakan Anda apakah mengizinkan si kecil melihat pemotongan hewan kurban atau tidak, sebagai orang tua, yang paling penting untuk Anda lakukan adalah menjelaskan pada anak makna kurban itu sendiri dari segi agama.
Katakan pada anak bahwa penyembelihan ini ada alasannya, bukan semata menyembelih hewan saja. Jelaskan padanya bahwa menurut Islam, tindakan pengorbanan ini tidak berarti bahwa Tuhan menginginkan orang atau binatang untuk disakiti.
Pengorbanan menunjukkan bahwa seseorang bersedia melepaskan hartanya yang paling berharga sekalipun untuk Allah Yang Maha Kuasa.
Makna yang lebih dalam adalah pengorbanan keterikatan terhadap keinginan materi, harta benda, dan hal-hal lain, untuk pengabdian yang lebih besar kepada Tuhan.
Islam juga sangat menjunjung tinggi kasih sayang, termasuk pada hewan. Itu sebabnya, dalam Islam ada tata cara khusus dalam menyembelih hewan agar hewan tidak tersiksa. Hewan kurban pun dipilih dengan saksama. Hewan yang cacat, sedang sakit atau masih terlalu muda umurnya, tidak boleh dijadikan hewan kurban.
Mengorbankan hewan juga jadi cara umat muslim berbagi dengan sesama, karena manfaat kurban dirasakan oleh banyak orang dan bisa meningkatkan persaudaraan dan rasa solidaritas.
Trending Now