Memahami Macam-macam Tangisan Bayi dan Artinya
3 Oktober 2025 20:14 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Memahami Macam-macam Tangisan Bayi dan Artinya
Sering bingung kenapa bayi terus-terusan menangis padahal sudah disusui? Yuk baca penjelasannya di sini.kumparanMOM

Menangis adalah cara pertama bayi berkomunikasi dengan orang tua. Bagi ibu baru, suara tangisan sering menimbulkan panik karena sulit menebak apakah bayi lapar, kedinginan, atau sekadar ingin digendong. Memahami arti tangisan bayi sangat penting agar kebutuhan si kecil terpenuhi dengan baik.
Kenapa Bayi Menangis?
Ada banyak alasan mengapa bayi menangis. Berikut beberapa penyebab paling umum:
Lapar
Bayi baru lahir biasanya menyusu setiap 2β3 jam. Jika tangisan terdengar berulang dengan ritme cepat, kemungkinan besar ia lapar.
Popok Basah atau Kotor
Rasa tidak nyaman karena popok penuh membuat bayi rewel. Biasanya tangisan ini berhenti segera setelah popok diganti.
Mengantuk atau Kelelahan
Bayi yang terlalu lelah akan sulit tidur. Tangisannya biasanya diiringi gerakan mengucek mata atau rewel terus-menerus.
Ingin Digendong
Bayi membutuhkan sentuhan dan rasa aman. Tangisan akan reda saat digendong, dipeluk, atau dibuai.
Merasa Sakit atau Tidak Nyaman
Tangisan karena sakit terdengar lebih keras, panjang, dan tidak mudah reda. Perhatikan juga tanda lain, seperti demam atau muntah.
Kedinginan atau Kepanasan
Suhu tubuh bayi masih belum stabil. Jika ia kepanasan, tangisannya sering disertai keringat; jika kedinginan, kulitnya terasa dingin.
Kolik atau Gangguan Pencernaan
Kolik biasanya terjadi pada bayi usia 0β3 bulan. Tangisannya terdengar keras, terus-menerus, sering pada sore atau malam hari.
Cara Membedakan Jenis Tangisan Bayi
Walau terdengar mirip, setiap tangisan punya βciri khasβ:
Semakin sering orang tua mendengar, semakin peka untuk mengenali perbedaan tangisan bayi.
Tips Menenangkan Bayi yang Menangis
Jika bayi menangis, coba langkah berikut:
Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasikan ke dokter jika:
