Moms, Ini Cara Bantu Anak Agar Berani Hadapi Rasa Malunya
25 April 2023 9:24 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
Moms, Ini Cara Bantu Anak Agar Berani Hadapi Rasa Malunya
Penjelasan mengapa anak bisa merasa malu dan bagaimana membantu mengatasinya.kumparanMOM

Anak menjadi pemalu sebenarnya didasari oleh banyak hal, seperti pengalaman hidup yang tidak mudah hingga memang si kecil terlahir seperti itu. Anda mungkin bisa melihat anak tidak nyaman saat berinteraksi dengan teman-teman barunya. Dalam beberapa situasi, mereka juga mungkin akan tertekan secara emosional.
Nah Moms, dikutip dari laman Healthy Children, anak yang sangat pemalu seringkali lebih sulit beradaptasi dengan teman-teman sebayanya. Bila rasa malu anak tidak segera dibantu, maka akan semakin sulit bagi atas untuk mengubah sifatnya tersebut. Rasa malunya juga bisa berkembang pada menghindari interaksi sosial dengan disengaja, yang akhirnya menciptakan ketidakmampuan bersosialisasi dengan baik saat dewasa kelak.
Jika rasa malu anak terus berlanjut dikhawatirkan akan memengaruhi mereka dalam berinteraksi sosial, seperti:
- Lebih sedikit teman
- Kurangnya keinginan untuk berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan bersama
- Perasaan terisolasi, kesepian, dan tidak penting atau diinginkan
- Stres karena tidak bisa menerima pendapat orang atau anak lain
- Kecemasan berlebihan
Bila orang tua menyadari rasa malu pada anak sejak awal, mereka bisa dibantu untuk melewati masa-masa penyesuaian dengan lingkungan barunya, lho! Seperti apa saja caranya?
Membantu Anak Mengatasi Rasa Malunya
WebMD melansir bahwa malu adalah tahap perkembangan alami pada si kecil. Untuk mengatasi rasa malu pada anak, ada beberapa cara yang bisa dibantu orang tua, yakni:
1. Jangan Labeli Anak dengan Pemalu
Orang tua yang terus-menerus menyebut anaknya pemalu bisa membuat anak melabeli diri mereka tidak bisa bersosialisasi dengan sekelilingnya. Sehingga, mereka akan menyalahkan diri sendiri atas rasa malunya dan menganggapnya sesuatu yang salah. Jadi, jangan sebut anak Anda seperti itu atau dia justru akan semakin merasa dirinya pemalu.
2. Terima Sifat Anak
Jangan pernah mempermasalahkan rasa malu anak karena itu bukanlah sesuatu yang buruk. Meski begitu, cobalah untuk berusaha memberi tahu anak bahwa ayah dan ibunya menerima mereka apa adanya.
3. Tanyakan Apa yang Dirasakan
Saat si kecil menunjukkan tanda-tanda malu saat di depan banyak orang, tanyakan apa yang membuatnya merasa seperti itu. Apakah ada ketakutan atau perasaan takut ditolak. Bila ia merasakan takut dan ragu, ceritakan pengalaman bahwa Anda juga pernah merasakannya juga. Beri tahu juga hal-hal apa yang bisa membuat perasaannya menjadi lebih baik saat bertemu dengan banyak orang.
4. Contohkan Perilaku Percaya Diri
Anak akan mengikuti apa yang orang tuanya lakukan. Jadi, tidak ada salahnya bila Anda ikut mencontohkan seperti apa menjadi sosok yang lebih percaya diri. Misalnya, mengekspresikan apa yang ingin dilakukan, berani meminta tolong pada orang lain, dan jangan lupa memuji diri sendiri atas keberanian yang dilakukan.
5. Bicara Manfaat Menjadi Supel
Anda pun bisa bercerita apa saja manfaat bila anak bersikap supel dalam kehidupan bersosialisasi. Karena dengan menjadi sosok yang ramah dan berteman dengan siapa saja, Anda bisa mendapatkan berbagai pengalaman baru.
Di sisi lain, Anda juga bisa membiarkan anak melakukan hal-hal yang disukai. Karena dengan melakukan aktivitas yang mereka kuasai dan disukai, mereka akan mengembangkan rasa kepercayaan dirinya. Dan teruslah memberi pujian atas kegiatan-kegiatan yang mereka lakukan ya, Moms!
****
Dapatkan informasi terupdate seputar dunia parenting dan motherhood setiap hari hanya di Moms Update! Cari tahu informasi lengkapnya di media sosial kumparanMOM! Klik di sini
