Mungkinkah Ada Posisi Seks yang Tidak Sebabkan Kehamilan?

24 Januari 2024 19:02 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mungkinkah Ada Posisi Seks yang Tidak Sebabkan Kehamilan?
Penjelasan mungkinkah ada posisi seks yang tidak menyebabkan kehamilan
kumparanMOM
Ilustrasi berhubungan seks atau bercinta. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi berhubungan seks atau bercinta. Foto: Shutterstock
Rutin berhubungan seks dapat meningkatkan peluang kehamilan. Bukan posisi seks tertentu, tetapi cara untuk meningkatkan peluang kehamilan adalah menempatkan sperma sedekat mungkin dengan leher rahim --saluran yang menghubungkan vagina dan rahim.
WebMD melansir, salah satu cara untuk memperbesar peluang tersebut adalah memastikan penis suami masuk ke dalam vagina saat bercinta.
Selain penetrasi penuh, ada dua posisi seks yang dinilai paling ideal untuk menyimpan sperma tepat di area serviks, yaitu misionaris (penetrasi dari atas) maupun doggy style.
Namun, bila Anda yang sedang tidak berencana untuk hamil, apakah mungkin ada posisi seks yang tidak menyebabkan kehamilan?

Posisi Seks yang Tidak Menyebabkan Kehamilan, Ada Enggak Sih?

Banyak mitos atau kesalahpahaman tentang posisi seks tertentu yang justru dapat mengurangi kemungkinan Anda hamil. Namun, penelitian menunjukkan bahwa Anda bisa hamil setelah berhubungan seks dengan posisi apa pun.
Ini juga berlaku pada berbagai posisi yang dianggap 'melawan gravitasi' agar sperma tidak masuk ke leher rahim, seperti cowgirl,reverse cowgirl, berdiri, atau duduk di pangkuan.
Mengapa? Karena begitu sperma memasuki vagina, maka sperma tersebut akan bergerak ke saluran tuba dalam waktu hitungan menit untuk membuahi sel telur.
Dikutip dari laman Columbia University, peluangnya akan tetap terbuka selama Anda tidak menggunakan alat kontrasepsi seperti kondom selama bercinta. Terlepas dari posisinya, saat pria berejakulasi di dalam vagina tanpa kondom, tetap ada kemungkinan Anda hamil.
Perlu diketahui juga bahwa ada 300-500 juta sperma yang biasanya dilepaskan dalam satu kali ejakulasi. Sperma bisa berenang ke segala arah saat dikeluarkan di vagina.
Apabila Anda sedang dalam masa subur, ada kemungkinan sperma yang sehat akan berenang dengan cepat melalui lendir serviks. Dan jika bertemu dengan sel telur yang sehat, maka pembuahan dapat terjadi. Bahkan, seorang wanita tetap bisa hamil dari cairan pra-ejakulasi, karena tetap mengandung sperma.
Bila Anda sedang menghindari kehamilan, pertimbangkan untuk berhubungan seks di luar masa subur. Atau gunakan kontrasepsi seperti kondom agar peluang kehamilan bisa menurun, Moms.
Trending Now