Obesitas & Kesehatan Mental Ternyata Ada Hubungannya, Yuk Simak Live Diskusinya!
27 November 2025 10:17 WIB
·
waktu baca 2 menit
Obesitas & Kesehatan Mental Ternyata Ada Hubungannya, Yuk Simak Live Diskusinya!
Yuk simak diskusi soal hubungan obesitas dan kesehatan mental, live di YouTube kumparan dan TikTok kumparanMOM!kumparanMOM

Kasus obesitas dan diabetes terus meningkat di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Selama ini kita sering mengaitkannya dengan risiko fisik saja, seperti penyakit jantung atau metabolik. Tapi siapa sangka, kondisi ini juga bisa berdampak pada kesehatan mental, terutama pada orang dewasa, Moms!
UNICEF bersama Kementerian Kesehatan baru-baru ini melakukan studi besar pada lebih dari 29.000 remaja dan orang dewasa di 13 provinsi. Fokusnya adalah melihat hubungan antara indeks massa tubuh (IMT) dan gejala depresi. Hasilnya cukup mengejutkan:
• Pada remaja, overweight tidak berhubungan dengan gejala depresi.
• Pada orang dewasa, overweight justru terkait dengan gejala depresi yang lebih rendah.
Hasil ini menunjukkan bahwa konteks sosial dan budaya Indonesia—termasuk tingkat stigma berat badan yang lebih rendah—ternyata berperan penting dalam bagaimana seseorang memandang dirinya dan kesejahteraannya. Temuan ini juga jadi pengingat bahwa isu berat badan dan kesehatan mental tidak bisa dilihat dari kacamata satu sisi saja.
Nah, agar pembahasannya makin mudah dipahami, UNICEF bersama dan Novo Nordisk Indonesia menggelar diskusi interaktif bertema: Healthy Minds, Healthy Bodies: How Families and Youth Can Support Well-being (Pikiran Sehat, Tubuh Sehat: Bagaimana Keluarga dan Pemuda Dapat Mendukung Kesejahteraan).
Acara ini akan tayang Live di YouTube kumparan & TikTok kumparanMom, dan siapa pun bisa ikut menyimak!
Diskusinya akan menghadirkan panel dari berbagai bidang:
• Perwakilan anak muda yang berbagi pengalaman soal gaya hidup sehat dan kesejahteraan emosional.
• Psikolog yang membahas kesehatan mental dengan pendekatan ramah dan mudah dipahami.
• Ahli gizi yang akan mengulik pola makan sehat tanpa menyalahkan individu.
• Dokter spesialis penyakit dalam konsultan endokrinologi yang memberi perspektif medis terkait obesitas dan metabolik.
Semua disampaikan secara ringan, inklusif, dan tanpa stigma—agar lebih banyak orang bisa memahami isu ini secara jernih dan manusiawi.
Jadi, jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang hubungan tubuh & pikiran, atau ingin belajar bagaimana keluarga dan pemuda bisa saling mendukung kesejahteraan bersama, jangan lewatkan Live di YouTube kumparan dan TikTok kumparanMom, 27 November pukul 13.00 WIB!
Yuk, ikut menyimak dan jadi bagian dari percakapan penting ini.
