Psikolog: Penataan Kamar Anak yang Tepat Bisa Latih Kemandiriannya
10 November 2025 14:35 WIB
·
waktu baca 2 menit
Psikolog: Penataan Kamar Anak yang Tepat Bisa Latih Kemandiriannya
Ternyata penataan ruang yang tepat bisa membantu anak menjadi lebih mandiri.kumparanMOM

Kemandirian bukanlah sesuatu yang muncul begitu saja ketika anak tumbuh besar. Kemandirian justru dibentuk sejak anak masih kecil, melalui aktivitas sehari-hari yang sederhana dan terjangkau. Salah satu cara yang bisa dilakukan orang tua adalah dengan menciptakan lingkungan rumah yang mendukung anak untuk melakukan sesuatu secara mandiri.
Membangun Kemandirian Anak dari Hal-hal Sederhana di Rumah
Psikolog Anak, Fabiola Priscilla, M.Psi menjelaskan, bahwa lingkungan rumah berperan besar dalam mendukung kemandirian. Sering kali tanpa disadari, beberapa perabot di rumah justru membatasi ruang gerak anak. Misalnya, rak buku atau gantungan baju yang dipasang terlalu tinggi.
Akibatnya, anak harus meminta bantuan orang dewasa untuk mengambil barang yang sebenarnya merupakan keperluannya sendiri. Padahal, jika rak buku diletakkan lebih rendah atau gantungan baju berada pada tinggi tubuh anak, mereka akan mampu mengambil atau menyimpannya sendiri.
“Kemandirian itu bisa banget dimulai dari hal-hal yang sederhana. Misalnya, di sini siapa yang naruh rak bukunya itu tinggi? Karena memang rak bukunya sebaiknya diletakkan rendah ya,” ujar Fabiola dalam acara IKEA PLAY 2025: Eksplorasi, Imajinasi, Inspirasi di Jakarta Timur, Kamis (6/11).
Begitu juga dengan gantungan baju. Jika posisinya terlalu tinggi hingga anak perlu tangga, tugas sederhana seperti menyimpan atau mengambil baju justru menjadi sulit.
“Gantungan baju, kadang-kadang pakai tangga lah, gitu kan, kasihan ya. Nah kita pake gantungan baju yang bisa banget dijangkau oleh anak,” sambungnya.
Selain itu, untuk memudahkan anak mengenal barang-barangnya, kotak penyimpanan dapat diberi label sederhana. Misalnya label buku, alat gambar, atau mainan. Dengan cara ini, anak bukan hanya belajar merapikan barang, tetapi juga memahami sistem dan keteraturan.
Ketika anak bisa mengambil, memilih, dan merapikan barang sendiri, mereka akan merasakan bahwa mereka memiliki kendali atas ruangnya. Hal ini berdampak signifikan pada kepercayaan diri.
Langkah ini mungkin terlihat sepele, namun efeknya jangka panjang. Anak yang terbiasa diberi kesempatan melakukan hal sederhana secara mandiri akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri, lebih tenang menghadapi tantangan, dan tidak mudah takut mencoba hal baru.
“Percayalah kalau misalnya kita bisa bangun dari situ, anak-anak bisa ketemu menjadi pribadi yang percaya diri. Dan juga kita bisa menanamkan rasa tanggung jawab sedini mungkin,” tegasnya.
