Sexless Marriage, Pahami Tanda-tanda dan Cara Menghadapinya!

21 Oktober 2023 19:38 WIB
ยท
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sexless Marriage, Pahami Tanda-tanda dan Cara Menghadapinya!
Seputar tanda-tanda pasangan sexless marriage dan bagaimana mengatasi permasalahan seks tersebut.
kumparanMOM
Sexless Marriage, Pahami Tanda-tanda dan Cara Menghadapinya! Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Sexless Marriage, Pahami Tanda-tanda dan Cara Menghadapinya! Foto: Shutterstock
Setiap pasangan memiliki dinamikanya masing-masing dalam menjalani hubungan pernikahan. Dan bagi beberapa suami istri, bisa jadi pernikahan mereka diwarnai dengan masalah jarangnya berhubungan seks, atau yang dikenal juga sebagai sexless marriage. Apa itu?
Menurut The Social Organization of Sexuality, sexless marriage adalah pernikahan di mana pasangan tidak melakukan aktivitas seksual atau jarang berhubungan seks. Penelitian menyebut sexless marriage adalah hubungan seks yang terjadi kurang dari sekali dalam sebulan, atau kurang dari 10 kali dalam setahun. Dan ternyata, sebanyak 29 persen pernikahan mengalami sexless marriage.
Bagi banyak pasangan, seks dan pernikahan tidak bisa dipisahkan satu sama lain, dan menjadi salah satu faktor penentu kuatnya hubungan pernikahan.
Ya Moms, dikutip dari laman Marriage, keintiman fisik sangat diperlukan dalam suatu hubungan. Seks dan keintiman sangat penting dalam mempertahankan pernikahan yang sehat.
Dan pada beberapa kasus, kurangnya seks dalam pernikahan justru bisa merusak hubungan. Rasa canggung atau kurangnya komunikasi untuk membahas aktivitas seksual membuat masalah sexless marriage ini tidak terselesaikan dengan baik.
Apa saja sih tanda-tanda Anda mengalami sexless marriage?
1. Perasaan dan ikatan yang terasa putus nyambung
2. Merasa lebih nyaman tanpa seks pada durasi yang lama
3. Suami istri jarang saling menggoda
4. Jarang bersentuhan secara fisik
5. Lebih menikmati waktu kerja dan beraktivitas lain ketimbang bersama pasangan
6. Mengomentari atau menjelekkan fantasi/dorongan seks satu sama lain

Dampak Sexless Marriage dalam Hubungan Suami Istri

Ilustrasi berhubungan seks. Foto: Getty Images
Dampak sexless marriage mungkin tidak akan langsung terjadi sejak awal pernikahan. Justru sebaliknya, bisa dialami setelah usia pernikahan bertahun-tahun.
Salah satu dampak yang terasa adalah kehilangan keintiman dan koneksi satu sama lain. Bila dilihat dari luar, mungkin Anda terlihat biasa saja. Namun, di balik itu kemungkinan ada perasaan tidak nyaman. Sehingga, lama-kelamaan dampaknya akan membuat hubungan penuh dengan rasa cemas dan frustrasi.
Bagi pria, misalnya, dampak sexless marriage tidak hanya membuat rasa tidak aman, tetapi juga dapat merusak kepercayaan dirinya. Sebab, pria umumnya secara tidak sadar telah menetapkan standar bagi dirinya dalam menentukan peran dalam aktivitas seksualnya. Kepercayaan diri itulah yang biasanya akan membantu kepuasan saat berhubungan seks.
Sementara bagi wanita, kurangnya keintiman dalam pernikahan cenderung lebih memengaruhi tingkat emosional. Disebutkan bahwa wanita bisa merasakan kurangnya cinta dan keintiman dalam pernikahan, pada saat pasangannya tampak kurang kasih sayang atau cenderung menarik diri.

Alasan Sexless Marriage Terjadi

Ada beberapa kemungkinan sexless marriage bisa terjadi, berikut beberapa faktornya:
Ilustrasi berhubungan seks. Foto: Shutterstocks
1. Menunda Berhubungan Seks
Beberapa alasannya karena salah satu atau keduanya sedang merasakan frustasi atau kemarahan akibat kurangnya kasih sayang. Bagi pasangan yang manipulatif, ini bisa menjadi alasan untuk menghukum pasangannya yang dianggap melakukan kesalahan.
2. Melahirkan
Sudah umum diketahui bahwa perubahan hormon pada wanita setelah melahirkan membuat mereka tidak bergairah melakukan aktivitas seksual.
3. Jarang Komunikasi
Tidak adanya komunikasi yang efektif, termasuk untuk urusan seks, membuat pasangan bisa sama-sama kehilangan semangat untuk berhubungan seks.
4. Selingkuh
Bisa jadi saat salah satu atau keduanya berselingkuh, sehingga membuat ia tidak tertarik pada pasangannya. Jika ada salah satu pasangan telah mengetahui terjadi perselingkuhan, maka mereka jadi enggan untuk melakukan seks lagi.
5. Sakit
Terutama bagi seseorang yang sedang memiliki penyakit kronis, maka seks bisa menjadi alasan mengapa pasangan menunda untuk melakukannnya.
6. Lelah atau Stres Bekerja
Bagi yang sama-sama bekerja, ini bisa jadi tantangan karena mungkin Anda sudah telanjur kelelahan. Sehingga, Anda tidak bertenaga lagi untuk berhubungan seks. Solusinya, sepakati bersama dengan pasangan untuk meluangkan waktu bersama, dan tidak melulu harus berhubungan dengan seks.
7. Tidak Nyaman
Mungkin saat ini ada sesuatu dari pasangan yang membuat Anda tidak nyaman. Misalnya, pasangan berkomentar tidak puas dengan momen bercinta sebelumnya. Atau mengolok cara Anda dalam berhubungan seks. Coba komunikasikan rasa tidak nyaman tersebut untuk memancarkan lagi gairah seks yang selama ini hilang.
8. Tidak Sesuai Ekspektasi
Masing-masing orang memiliki ekspektasinya sendiri dalam berhubungan. Ini bisa saja berjalan dengan baik bila adanya komunikasi atas keinginan masing-masing. Namun, bila tidak ada komunikasi, maka dampaknya bisa memengaruhi kehidupan seks Anda.
Trending Now