Ilustrasi anak berdiskusi dengan guru di sekolah.

Surat Untuk Sahabat, Latih Kesadaran dan Keterampilan Bersosialisasi Anak

15 Mei 2025 18:26 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Surat Untuk Sahabat, Latih Kesadaran dan Keterampilan Bersosialisasi Anak
Ada banyak cara untuk melatih kesadaran dan keterampilan bersosialisasi anak, salah satunya lewat surat.
kumparanMOM
Ilustrasi anak berdiskusi dengan guru di sekolah. Foto: Djarum Foundation
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak berdiskusi dengan guru di sekolah. Foto: Djarum Foundation
β€œDenganmu, aku bisa menjadi diriku sendiri tanpa takut dihakimi atau merasa canggung.”
Kalimat ini bukan bagian dari drama remaja, tetapi ditulis oleh seorang siswa SMP di Kudus dalam surat untuk sahabatnya.
Lewat tantangan #TumbuhBersama, ratusan anak sekolah menyalurkan perasaan dan empati mereka dengan cara menulis surat, sebuah aktivitas yang saat ini mungkin sudah tidak dilakukan oleh sebagian besar anak. Terlihat sederhana, menulis surat sebenarnya juga bisa menjadi sebuah latihan sederhana namun bermakna untuk membangun ikatan sosial dan keterampilan hidup sejak dini.
Ya Moms, membangun keterampilan hidup dan ikatan sosial tidak selalu berjalan secara alami bagi semua orang. Menjalin hubungan yang positif dengan orang lain membutuhkan usaha, terutama untuk siswa usia dini dan remaja yang masih perlu banyak belajar.
Temuan dari Survey on Social and Emotional Skills (SSES) 2023 yang dilakukan oleh OECD di 16 lokasi di dunia, termasuk Kabupaten Kudus yang mewakili Indonesia, menyatakan bahwa hubungan yang baik dengan teman sekelas dikaitkan dengan tingkat keterampilan yang lebih tinggi di semua lokasi. Bagi anak berusia 15 tahun di Kudus, hubungan positif antar teman sebaya menghasilkan keterampilan sosial emosional: optimisme, motivasi berprestasi, keramahan, dan kegigihan yang lebih tinggi.
Kesadaran sosial dan keterampilan bersosialisasi dapat dikembangkan siswa di sekolah. Oleh karena itu, pendidikan berbasis sosial-emosional di sekolah menjadi penting, serta diyakini dapat membantu meningkatkan kapasitas siswa dalam membangun hubungan yang sehat dengan teman sebaya melalui pembentukan lingkungan yang aman dan positif.
Mengapa keterampilan ini perlu dimiliki dan apa dampaknya? Pengembangan kesadaran sosial dapat membuat siswa memahami dan berempati dengan orang lain, khususnya dengan orang-orang yang memiliki latar belakang berbeda dan mampu memperlakukan orang lain dengan perhatian, kebaikan, dan rasa hormat.

Aksi Sederhana, Maksimalkan Kemampuan Emosional Anak

Berangkat dari hasil temuan di atas, Bakti Pendidikan Djarum Foundation bekerja sama dengan Campaign.com melaksanakan challenge #TumbuhBersama. Challenge ini melibatkan 50 SD/MI dan SMP/MTs di Kabupaten Kudus untuk menyelesaikan 3 aksi di aplikasi campaign selama Februari hingga April 2025. Aksi-aksi yang dilakukan berkaitan dengan praktik baik pembelajaran berbasis keterampilan sosial emosional, salah satunya adalah Surat Untuk Sahabat.
Surat dari murid untuk sahabatnya. Foto: Djarum Foundation
Surat dari murid untuk sahabatnya. Foto: Djarum Foundation
Surat dari murid untuk sahabatnya. Foto: Djarum Foundation
Seperti surat yang ditulis oleh Jehanera, yang mengungkapkan ketulusan dan rasa bersyukur memiliki sahabat seperti Syaqilla. Menurutnya, Syaqilla telah mengajarkan empati dan tidak memilih-milih teman dalam bergaul, selaras dengan pengembangan kemampuan sosial-emosional yang menjadi dasar perkembangan segi afektif dari siswa.
Antusiasme sekolah dan madrasah di Kudus dalam menjalankan aksi surat untuk sahabat ini sungguh luar biasa. Totalnya, sebanyak 37.642 surat ditulis para siswa di Kudus dengan ungkapan yang beragam: ucapan syukur, permohonan maaf, saran untuk teman menjadi lebih baik, hingga membahas cita-cita bersama yang diinginkan. Sungguh menjadi momen berbagai ungkapan tulus yang meluap dari hati siswa.
Yuk, kita coba memulai aksi sederhana seperti Surat untuk Sahabat ini di lingkungan sekolah atau pun di rumah. Harapannya, aksi ini dapat mengajak siswa, atau kita mulai dari diri sendiri, sebagai ajang menunjukkan empati, kasih sayang, dan perhatian, serta mengungkapkan rasa terima kasih terhadap orang lain.
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Trending Now