2.033 Rumah di Lamongan Terendam Banjir, Status 'Darurat Bencana' Ditetapkan

12 Januari 2026 16:04 WIB
·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
2.033 Rumah di Lamongan Terendam Banjir, Status 'Darurat Bencana' Ditetapkan
Sebanyak 6 kecamatan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, terendam banjir, Senin (12/1). Akibatnya, 2.033 rumah tergenang.
kumparanNEWS
Sejumlah wilayah di Kabupaten Lamongan terendam banjir, Senin (12/1/2026). Dok. BPBD Jatim
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah wilayah di Kabupaten Lamongan terendam banjir, Senin (12/1/2026). Dok. BPBD Jatim
Sebanyak 6 kecamatan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, terendam banjir, Senin (12/1). Akibatnya, 2.033 rumah tergenang.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur, Satriyo Nurseno, mengatakan banjir disebabkan hujan dengan intensitas tinggi sejak Desember 2025. Kondisi ini diperparah dengan air kiriman dari Waduk Gondang yang menyebabkan debit Sungai Bengawan Jero meningkat.
“Sehingga pada Rabu, 17 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, air perlahan mulai naik dan menggenangi jalan poros desa,” kata Satriyo saat dikonfirmasi, Senin (12/1).
Dengan adanya banjir tersebut, Pemerintah Kabupaten Lamongan menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi.
“SK Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi saat ini dalam proses perpanjangan,” ucapnya.
Saat ini, kondisi genangan air di sejumlah wilayah Kabupaten Lamongan masih stabil.
“Cuaca terpantau cerah berawan, pengungsi nihil, korban nihil,” katanya.
Petugas BPBD Provinsi Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Lamongan terus melakukan pemantauan ketinggian air Sungai Bengawan Jero serta genangan di lokasi terdampak.
“Sebanyak dua unit pompa di Rumah Pompa Kalitengah tetap diaktifkan dan pintu air dibuka guna mengurangi ketinggian debit air,” ujarnya.
Sejumlah wilayah di Kabupaten Lamongan terendam banjir, Senin (12/1/2026). Dok. BPBD Jatim

Wilayah Terdampak Banjir

Kecamatan Kalitengah

1. Desa Bojoasri
• JPD tergenang ± 500 meter, tinggi ± 10-58 cm (stabil)
• Jalan lingkungan tergenang ± 10-30 cm (stabil)
• 70 rumah tergenang ± 5-20 cm (stabil)
• Persawahan terdampak: 20 ha
2. Desa Blajo
• JPD tergenang ± 10-43 cm (stabil)
• Jalan lingkungan tergenang ± 10-30 cm (stabil)
• 45 rumah tergenang ± 5-15 cm (stabil)
3. Desa Somosari
• JPD tergenang ± 10-36 cm (stabil)
• Jalan lingkungan tergenang ± 10-26 cm (stabil)
• 138 rumah tergenang ± 5-20 cm (stabil)
4. Desa Jelakcatur
• JPD tergenang ± 10-37 cm (stabil)
• Jalan lingkungan tergenang ± 10-25 cm (stabil)
• 152 rumah tergenang ± 5-20 cm (stabil)
5. Desa Pucangro
• JPD tergenang ± 10-34 cm (stabil)
• Jalan lingkungan tergenang ± 10-25 cm (stabil)
• 56 rumah tergenang ± 5-15 cm (stabil)
6. Desa Tiwet
• JPD tergenang ± 10-35 cm (stabil)
• Jalan lingkungan tergenang ± 10-27 cm (stabil)
• 34 rumah tergenang ± 5-15 cm (stabil)
7. Desa Pucangtelu
• JPD tergenang ± 10-33 cm (stabil)
• Jalan lingkungan tergenang ± 10-27 cm (stabil)
• 61 rumah tergenang ± 5-15 cm (stabil)
8. Desa Gambuhan
• JPD tergenang ± 10-32 cm (stabil)
• Jalan lingkungan tergenang ± 10-27 cm (stabil)
• 50 rumah tergenang ± 5-15 cm (stabil)

Kecamatan Turi

1. Desa Putat Kumpul
• JPD tergenang ± 10-40 cm (stabil)
• Jalan lingkungan tergenang ± 10-24 cm (stabil)
• 231 rumah tergenang ± 5-20 cm (stabil)
2. Desa Kemlagigede
• JPD tergenang ± 10-30 cm (stabil)
• Jalan lingkungan tergenang ± 10-24 cm (stabil)
• 20 rumah tergenang ± 5-10 cm (stabil)
3. Desa Kemlagilor
• JPD tergenang ± 10-30 cm (stabil)
• Jalan lingkungan tergenang ± 10-24 cm (stabil)
• 45 rumah tergenang ± 5-15 cm (stabil)
4. Desa Pomahanjanggan
• JPD tergenang ± 10-42 cm (stabil)
• Jalan lingkungan tergenang ± 10-27 cm (stabil)
• 65 rumah tergenang ± 5-20 cm (stabil)
5. Desa Kepudibener
• JPD tergenang ± 10-36 cm (stabil)
• Jalan lingkungan tergenang ± 10-26 cm (stabil)
• 144 rumah tergenang ± 5-20 cm (stabil)
6. Desa Bambang
• JPD tergenang ± 10-29 cm (stabil)
• Jalan lingkungan tergenang ± 10-25 cm (stabil)
• 20 rumah tergenang ± 5-15 cm (stabil)

Kecamatan Karangbinangun

1. Desa Ketapangtelu
• 31 rumah tergenang ± 5-15 cm (stabil)
2. Desa Somowinangun
• 25 rumah tergenang ± 5-15 cm (stabil)
3. Desa Sukorejo
• 25 rumah tergenang ± 5-15 cm (stabil)
4. Desa Waruk
• 7 rumah tergenang ± 5-10 cm (stabil)
5. Desa Karanganom
• 27 rumah tergenang ± 5-10 cm (stabil)
6. Desa Blawi
• 29 rumah tergenang ± 5-10 cm (stabil)

Kecamatan Deket

1. Desa Weduni: 99 rumah tergenang ± 5-20 cm (stabil)
2. Desa Tukerto: 73 rumah tergenang ± 5-15 cm (stabil)
3. Desa Sidomulyo: 190 rumah tergenang ± 5-20 cm (stabil)
4. Desa Laladan: 250 rumah tergenang ± 5-20 cm (stabil)

Kecamatan Glagah

1. Desa Morocalan: 3 rumah tergenang ± 5-10 cm (stabil)
2. Desa Gempolpendowo: 29 rumah tergenang ± 5-10 cm (stabil)
3. Desa Soko: 78 rumah tergenang ± 5-15 cm (stabil)
4. Desa Rayunggumuk: 27 rumah tergenang ± 5-15 cm (stabil)

Kecamatan Lamongan

• Status: Surut

Total Dampak

• Rumah tergenang: 2.033 unit
• Fasilitas umum tergenang: 1 unit (RSUD Soegiri)
Trending Now