3 Santri Sesak Napas Imbas Kebakaran di Basement Pesantren di Jagakarsa

10 Desember 2025 16:58 WIB
Β·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
3 Santri Sesak Napas Imbas Kebakaran di Basement Pesantren di Jagakarsa
Tiga santri sempat dilarikan ke rumah sakit karena mengalami gangguan pernapasan akibat asap.
kumparanNEWS
Kebakaran terjadi di basement Pesantren Al Mawaddah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kebakaran terjadi di basement Pesantren Al Mawaddah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025). Foto: Dok. Istimewa
Kebakaran terjadi di basement Pesantren Al Mawaddah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (10/12) siang. Peristiwa itu pertama kali dilaporkan Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan.
β€œObjek (kebakaran) Basement Pesantren Al Mawaddah,” demikian laporan Command Center, Rabu (10/12).
Api dilaporkan muncul pada pukul 14.29 WIB. Delapan menit kemudian, unit pemadam sudah tiba dan langsung melakukan proses pemadaman.
Total sembilan unit mobil Damkar dengan 42 personel diterjunkan.
Kebakaran terjadi di basement Pesantren Al Mawaddah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025). Foto: Dok. Istimewa
β€œPengerahan unit personel, 9 unit 42 personel,” kutip laporan itu.
Hingga kini, penyebab kebakaran maupun kronologi lengkapnya belum dijelaskan pihak Gulkarmat.
Kebakaran terjadi di basement Pesantren Al Mawaddah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025). Foto: Dok. Istimewa
Sementara itu, Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma membenarkan adanya korban dalam insiden tersebut. Ia menyebut tiga santri sempat dilarikan ke rumah sakit karena mengalami gangguan pernapasan akibat asap.
β€œAnak-anak, napasnya (sesak),” ujar Nurma.
Nurma mengatakan, total ada tiga korban yang mengalami sesak napas tapi mereka sudah dalam kondisi yang baik.
β€œ3 Orang, info Binmas di sana katanya sudah tidak apa apa, mudah mudahan sih nggak papa ya karena sudah ditangani di RS,” ujarnya.
Trending Now