865 Hunian Sementara di Sumut dalam Proses Pembangunan, 27 Unit Sudah Siap Huni

15 Januari 2026 11:47 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
865 Hunian Sementara di Sumut dalam Proses Pembangunan, 27 Unit Sudah Siap Huni
Hingga Rabu (14/1), dari total 1.077 unit huntara yang diajukan pemerintah kabupaten/kota, sebanyak 865 unit dalam proses pembangunan. 27 di antaranya telah rampung dan siap huni.
kumparanNEWS
Pembangunan huntara untuk korban bencana di Aceh dan Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Foto: Birkom Kementerian PU
zoom-in-whitePerbesar
Pembangunan huntara untuk korban bencana di Aceh dan Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Foto: Birkom Kementerian PU
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir dan longsor di Provinsi Sumatera Utara terus berjalan. Hingga Rabu (14/1), dari total 1.077 unit huntara yang diajukan pemerintah kabupaten/kota, sebanyak 865 unit dalam proses pembangunan. 27 di antaranya telah rampung dan siap huni.
β€œHuntara yang telah selesai berada di Kabupaten Tapanuli Selatan sebanyak 15 unit dan Tapanuli Utara sebanyak 12 unit,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan tertulis.
Pembangunan hunian sementara (huntara) di Desa Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara. Foto: Dok. BNPB
Selain pembangunan huntara, pemerintah juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian (DTH) bagi warga yang memilih skema bantuan sewa tempat tinggal sementara atau tinggal bersama kerabat.
BNPB mencatat, penerima DTH mencapai 3.489 kepala keluarga (KK). DTH diberikan sebesar Rp 600 ribu per bulan per KK selama tiga bulan.
β€œDari jumlah itu, 3.251 rekening penerima telah disiapkan, dengan 1.141 kepala keluarga telah menerima penyaluran hingga Selasa, 13 Januari 2026,” ujar Abdul.
Hunian sementara (huntara) di Desa Marsada Aek Latong, Tapanuli Selatan. Huntara ini merupakan transisi hunian sebelum menempati hunian tetap (huntap). Foto: Dok. BNPB
Bantuan huntara dan DTH ditujukan bagi korban bencana yang rumahnya mengalami kerusakan berat.
β€œMereka nantinya akan mendapatkan hunian tetap (huntap) dan diharapkan dapat cepat pulih dengan tempat tinggal baru,” tutur Abdul.
Ia menegaskan, percepatan pemulihan sektor hunian terus dilakukan secara paralel dengan pembangunan huntap. Hingga Rabu (14/1), huntap yang diusulkan pemerintah daerah sebanyak 3.460 unit. 648 unit di antaranya tengah dibangun.
Trending Now