Abdul Mu'ti Ungkap Kehebatan Bahasa Indonesia di Sidang Umum UNESCO

4 November 2025 14:16 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Abdul Mu'ti Ungkap Kehebatan Bahasa Indonesia di Sidang Umum UNESCO
Abdul Mu'ti mengungkap kehebatan bahasa Indonesia yang merupakan bahasa pemersatu Indonesia.
kumparanNEWS
Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti tiba di kediaman Presiden terpilih Prabowo Subianto, Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024). Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti tiba di kediaman Presiden terpilih Prabowo Subianto, Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024). Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO
Mendikdasmen Abdul Mu’ti berbicara tentang kehebatan bahasa Indonesia saat berpidato di Sidang Umum UNESCO di Uzbekistan, Selasa (4/11). Mu'ti terlebih dahulu berterima kasih kepada UNESCO yang mendukung dan menetapkan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi ke-10 di Sidang Umum UNESCO.
“Indonesia menghargai dukungan UNESCO dan semua negara anggota atas keputusan untuk menetapkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi ke-10 dari konferensi umum UNESCO,” ungkap Mu’ti saat membuka pidatonya dalam bahasa Inggris.
Mu’ti mengungkapkan bahwa Bahasa Indonesia adalah bahasa yang mempersatukan masyarakat di lebih dari 17 ribu pulau dan 700 bahasa daerah di Indonesia.
“Bahasa Indonesia telah lama berfungsi sebagai jembatan persatuan di seluruh kepulauan kami yang terdiri dari lebih dari 17.000 pulau, 700 bahasa lokal, dan 1.300 kelompok etnis di seluruh negara kami. Hari ini, itu juga menjadi jembatan pemahaman antar negara,” tutur Sekretaris Umum PP Muhammadiyah itu.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti memberikan pidato di Sidang Umum UNESCO Uzbekistan, Senin (4/11/2025). Foto: Youtube/TVMU YOGYAKARTA
Mu'ti kemudian melanjutkan pidatonya menggunakan bahasa Indonesia. Ia menekankan UNESCO harus bisa jadi penuntun moral dan perdamaian dunia di tengah berbagai tantangan global.
“Dalam konteks ini, peran dan mandat UNESCO menjadi esensial sebagai penuntun moral dan sumber pengetahuan global yang meneguhkan nilai kemanusiaan dan perdamaian,” ujarnya.
Mu'ti juga menyampaikan dukungan agar UNESCO diperkuat sebagai ruang kolaborasi global yang berlandaskan saling percaya, saling belajar, dan saling menghormati.
"Mari kita pastikan bahwa pendidikan menerangi, saling memberdayakan, kebudayaan menyatukan, dan informasi memerdekakan manusia. Samarkand menjadi pengingat bagi kita bahwa peradaban tumbuh ketika manusia saling berbagai pengetahuan dan menghormati perbedaan," pungkasnya.
Ini adalah pidato perdana dalam bahasa Indonesia di Sidang Umum UNESCO. Bahasa Indonesia menjadi salah satu bahasa resmi Sidang Umum PBB melalui Resolusi 42 C/28 yang disepakati pada 20 November 2023.
Trending Now