Ada Galian Saluran Air, Jalan Haji Nawi Jaksel Berlaku Satu Arah hingga 19 Juli

11 Januari 2026 17:44 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ada Galian Saluran Air, Jalan Haji Nawi Jaksel Berlaku Satu Arah hingga 19 Juli
Rekayasa lalu lintas satu arah itu diterapkan karena adanya pekerjaan lanjutan tahap 2 pembangunan sistem tata air di kawasan Fatmawati.
kumparanNEWS
Himbauan pemberlakuan sistem satu arah di kawasan Fatmawati-Margaguna Raya, Jl. Haji Nawi, Jakarta Selatan, Minggu (11/1/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Himbauan pemberlakuan sistem satu arah di kawasan Fatmawati-Margaguna Raya, Jl. Haji Nawi, Jakarta Selatan, Minggu (11/1/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mulai menerapkan sistem satu arah di Jalan Haji Nawi, Jakarta Selatan. Penerapan satu arah itu mulai berlaku pada Sabtu (10/1) hingga 19 Juli 2026.
Rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan karena ada proyek galian di kawasan tersebut.
Pantauan kumparan di lokasi terlihat sejumlah pemberitahuan berbentuk spanduk maupun petunjuk jalan telah terpasang di wilayah itu.
"Sedang ada kegiatan pembangunan sistem tata air kawasan Fatmawati Jalan Haji Nawi beserta kelengkapannya," demikian salah satu keterangan di spanduk yang terpasang.
Terkait rekayasa lalu lintas satu arah tersebut, warga mengaku sudah mengetahuinya. Vito (22) misalnya, ia yang sering beraktivitas di kawasan tersebut mendapat informasi perubahan tersebut dari warga sekitar.
β€œSaya tahunya dari teman-teman 'Pak Ogah' di sini. Katanya bakal ada galian lubang buat mengantisipasi banjir. Memang sejak beberapa hari lalu sudah dikasih tahu, mulai tanggal 10 Januari jalan jadi satu arah,” ujar Vito saat ditemui pada Minggu (11/1).
Informasi jalan alternatif menuju Jl. Fatmawati setelah pemberlakuan sistem satu arah di kawasan Jl. Haji Nawi, Jakarta Selatan, Minggu (11/1/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan
Terkait dampak lalu lintas, Vito menyebut arus lalu lintas masih kerap padat. Namun, menurutnya sistem satu arah sedikit membantu dibanding kondisi dua arah sebelumnya.
β€œKalau mau satu arah atau dua arah sih sama aja masih macet, karena faktor pengendaranya juga. Tapi dibanding dua arah, sekarang lumayan lebih mendingan,” katanya.
Sementara itu, warga lainnya, Nuraini, justru merasakan kondisi lalu lintas kini semakin padat. Namun ia memahami sistem satu arah ini diperlukan demi pembangunan tata kelola air.
β€œMenurut saya malah jadi tambah macet ya. Tapi kalau memang untuk bikin saluran air biar enggak banjir, ya saya berharap ke depan enggak ada banjir lagi,” ucapnya.
Nuraini juga menyebut masih ada pengendara yang melawan arus karena diduga belum mengetahui aturan baru tersebut.
β€œMasih ada yang nekat lawan arus. Mungkin karena belum tahu semua, jadi masih ada yang nerobos. Tapi sebaiknya pengendara ikuti saja aturan dulu demi kebaikan bersama,” katanya.
Dishub DKI Jakarta telah mengumumkan rekayasa lalu lintas satu arah tersebut di akun Instagram-nya. Pengendara diminta menyesuaikan rute perjalanan dan mengikuti jalur yang telah ditentukan hingga proyek selesai.
Rakayasa lalu lintas satu arah di Jalan Haji Nawi, Jaksel, selama proyek galian sistem tata air. Foto: Instagram/@dishubdkijakarta
Adapun rekayasa lalu lintas yang berlaku sebagai berikut:
Trending Now