Aksi ‘Superman’ Dampingi Anak-Anak Pejuang Kanker di CFD Jakarta

19 Oktober 2025 10:26 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Aksi ‘Superman’ Dampingi Anak-Anak Pejuang Kanker di CFD Jakarta
Aksi Superman menuai sorotan di Car Free Day Bundaran HI. Siapa mereka?
kumparanNEWS
Anak-anak penyintas kanker dari Rumah Harapan Indonesia di kawasan CFD Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (19/10/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Anak-anak penyintas kanker dari Rumah Harapan Indonesia di kawasan CFD Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (19/10/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
Pagi itu, Minggu (19/10), langit Jakarta terlihat cerah. Ribuan warga berbusana pink memadati area Car Free Day (CFD) di kawasan Bundaran HI. Mereka berjalan santai, tersenyum, mengibarkan pita, memperingati Bulan Kanker Payudara Sedunia.
Namun di tengah keramaian itu, ada satu pemandangan yang membuat banyak orang berhenti sejenak.
Seorang wanita mengenakan kostum Superman lengkap dengan jubah merah dan topeng hitam, berjalan pelan di antara lautan manusia. Di depannya, enam stroller berisi anak-anak kecil yang sebagian kepalanya plontos karena pengobatan.
Anak-anak itu adalah pejuang kanker dari Rumah Harapan Indonesia — rumah singgah bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu yang sedang berjuang melawan penyakit berat.
Dan wanita berjubah merah itu adalah Valencia Mieke Randa, sang pendiri.
Satu tangannya mendorong stroller, satu lagi melambai ke arah peserta lain. Beberapa warga menghentikan langkah, tersenyum, menatap haru, lalu mengabadikan momen itu.
Founder Rumah Harapan Indonesia Valencia Mieke Randa menggunakan kostum Superman di kawasan CFD Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (19/10/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
Di tengah hiruk-pikuk CFD, sosok “Superman” ini seperti pengingat lembut bahwa kekuatan bisa hadir dalam bentuk paling sederhana: kasih sayang.
“Hari ini kita ikut men-support gerakan kanker payudara. Jadi hari ini ada fun walk bersama Lovepink dan kami dari Rumah Harapan Indonesia. Di Rumah Harapan Indonesia sendiri ada banyak anak-anak yang juga menderita kanker,” ujar sang Superman, Valencia Mieke Randa, Founder Rumah Harapan Indonesia, saat ditemui di lokasi.
“Walau pun bukan kanker payudara, tetapi dengan semangat yang sama, kita ingin men-support semua orang-orang yang mungkin sedang dititipi penyakit kanker payudara. Supaya tidak lagi merasa sendiri dan merasa bahwa mereka ini bisa survive gitu,” tambah dia.
Rumah Harapan Indonesia yang didirikan Valencia bukan sekadar tempat singgah, melainkan ruang pemulihan penuh cinta bagi anak-anak yang tengah berjuang antara hidup dan mati.
Di sana, mereka tidak hanya mendapat tempat tinggal, tapi juga makanan, transportasi, hingga biaya pemulangan jenazah bila takdir berkata lain.
“Di Rumah Harapan Indonesia kita menampung anak-anak yang sakit mulai dari kanker, jantung, gagal ginjal, cerebral palsy, hidrosefalus, dan semua penyakit-penyakit berat lainnya. Dan selama mereka tinggal di Rumah Harapan Indonesia, seluruh kebutuhannya kita penuhi termasuk biaya transportasi, makan, sampai kalau mereka meninggal sekalipun biaya pemulangan jenazahnya kita bayarin,” kata Valen.
“Karena nolongin orang kan enggak boleh setengah-setengah ya. Kita enggak bisa jadi malaikat buat semua orang, tapi kami hadir untuk jadi sahabat, jadi keluarga buat orang-orang yang hampir kehilangan harapan,” lanjutnya.
Anak-anak yang ia bantu datang dari berbagai pelosok negeri—dari Papua hingga Aceh—dengan usia antara 0 hingga 17 tahun.
Sebagian sudah bisa berlari dan tertawa, sebagian masih berteman dengan selang infus dan kursi roda. Tapi di Rumah Harapan Indonesia, mereka semua punya satu hal yang sama: senyum dan keyakinan untuk sembuh.
Kehadiran Valencia di CFD hari itu bukan sekadar ikut fun walk. Kostum Superman yang ia kenakan punya makna simbolis — pesan untuk semua orang bahwa kekuatan sejati bukan di otot, tapi di hati.
“Jadi pesannya adalah dengan pakai baju Superman ini, saya ingin semua orang merasa dirinya bahwa di dalam diri setiap orang tuh ada kekuatan super, power, yang bisa mengalahkan semua jenis penyakit,” tutur Valencia.
“Dan kekuatan itu adalah kekuatan cinta. Jadi kalau kita punya cinta, kita pasti sembuh,” tandasnya.
Valencia melanjutkan langkahnya, mendorong stroller anak-anak Rumah Harapan. Wajahnya tertutup topeng hitam, tapi senyumnya jelas terlihat. Di belakangnya, anak-anak itu ikut tertawa — seperti barisan kecil pahlawan yang tak kenal menyerah.
Di lautan pink CFD itu, Superman benar-benar hadir. Bukan di layar lebar, tapi di jalanan Jakarta — membawa pesan bahwa cinta bisa jadi kekuatan paling hebat untuk melawan penyakit dan kehilangan harapan.
Trending Now