Aktivitas Masyarakat di Stasiun Palmerah Tampak Normal usai Demo Ricuh Semalam

26 Agustus 2025 8:52 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Aktivitas Masyarakat di Stasiun Palmerah Tampak Normal usai Demo Ricuh Semalam
Aktivitas masyarakat di Stasiun Palmerah, Jakarta Barat, terpantau ramai pada Selasa (26/8). Aktivitas tampak normal di stasiun terdekat dengan Gedung DPR RI ini.
kumparanNEWS
Suasana di Stasiun Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (26/8/2025). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana di Stasiun Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (26/8/2025). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
Aktivitas masyarakat di Stasiun Palmerah, Jakarta Barat, terpantau ramai pada Selasa (26/8). Aktivitas tampak normal di stasiun terdekat dengan Gedung DPR RI ini. Padahal kemarin, demonstrasi sejumlah elemen masyarakat ricuh, termasuk di wilayah dekat stasiun ini.
Dari pantauan kumparan, masyarakat masih terlihat ramai di sekitar stasiun. Pengendara ojek online pun terlihat memarkir motornya dengan tertib untuk menurunkan ataupun mengangkut penumpang.
Sementara itu, bau gas air mata yang ditembakkan polisi sudah tak tercium. Fasilitas umum di sekitar stasiun pun tak ada yang mengalami kerusakan. Hanya terlihat ada beberapa coretan berisi tuntutan di papan rambu lalu lintas.
"Kalau di sini nggak ada (yang rusak) sih," kata salah seorang petugas keamanan di lokasi.
Kondisi usai demo di Pejompongan Raya, Jakarta, Selasa (26/8/2025). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
Adapun kemarin, demo yang digelar oleh pelajar dan mahasiswa itu mulanya berlangsung tertib. Namun, menjelang siang hingga petang, kericuhan terjadi.
Saat kericuhan terjadi, massa kocar-kacir dikejar polisi ke berbagai arah. Massa bahkan sempat memblokir jalur KRL Tanah Abang-Palmerah.
Sejumlah massa aksi terkena water canon oleh aparat saat demo di belakang DPR hingga kawasan stasiun Palmerah, Jakarta, Senin (25/8/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Adapun dalam demonstrasi tersebut, terdapat sejumlah tuntutan yang disampaikan oleh massa. Berikut di antaranya:
1. Tuntut MPR membuat amandemen untuk merestrukturisasi DPR agar lembaga legislatif benar-benar kembali menjadi representasi rakyat;
2. Hapus tunjangan DPR sebagai bentuk perlawanan terhadap praktik pemborosan anggaran dan privilege pejabat.
Trending Now