Alasan Kenzie 3 Tahun Hilang Belum Ditemukan: Tak Ada CCTV, Minim Info
14 November 2025 13:52 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Alasan Kenzie 3 Tahun Hilang Belum Ditemukan: Tak Ada CCTV, Minim Info
"Cuman ini petunjuknya sedikit, enggak ada CCTV gitu," kata Ibu Kenzie, Firda Muslimah.kumparanNEWS

Bocah bernama Muhammad Kenzie Alfarezzi (saat ini berusia 6 tahun), hilang diduga diculik oleh seorang perempuan, di area dekat rumahnya di Dusun Danau, Kabupaten Bungo, Jambi.
Dugaan penculikan itu terjadi tiga tahun lalu, pada 1 September 2022, 28 hari sebelum Kenzie berulang tahun yang ketiga.
Ibu Kenzie, Firda Muslimah (27 tahun), bercerita bahwa ia dan suaminya, Azwani (35) yang merupakan buruh di perusahaan sawit, langsung melaporkan hilangnya Kenzie ke polisi.
"Hari itu juga (lapor polisi), malamnya, jam 3 dini hari," ujar Firda saat dihubungi kumparan, Jumat (14/11).
"Cuman ini petunjuknya sedikit, enggak ada CCTV gitu," lanjut Firda.
Firda mengakui penyelamatan bocah perempuan asal Makassar, bernama Bilqis (4), pada Sabtu (8/11), membawa asa akan ditemukannya Kenzie.
Terkait penculikan Bilqis, terdapat 4 orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Keempatnya yakni Sri Yuliana (30 tahun), Meriana (42), Adit Saputra (36), dan Nadia Hutri (29).
"Harapannya, dengan adanya pelaku penculikan yang tertangkap itu, kami berharap dapat petunjuk dari situ, siapa tahu itu sindikat yang sama," ujar Firda saat dihubungi kumparan, Jumat (14/11).
"(Ditemukan dengan selamat) ya, seperti Bilqis," kata Firda.
Polisi Bergerak Lagi
Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono, mengakui penyelamatan Bilqis memantik semangat dalam pencarian Kenzie.
"Dua hari lalu (11 November 2025), orang tuanya sudah kami undang kembali. Bukan selama ini kami diam, tidak, karena memang perkara ini, laporan anak hilang ini, sudah tiga tahun yang lalu," kata Natalena saat dihubungi kumparan, Kamis (13/11).
"Dengan adanya bukti petunjuk yang sangat minim di awalnya laporan sehingga sampai sekarang belum ada perkembangan, maka dari itu, kemarin itu ada pemantik perkara ini, yaitu Bilqis," ujar Natalena.
Bahkan polisi telah membentuk Tim Khusus pencarian Kenzie yang berasal dari Polres Merangin, Polres Bungo, Polres Tebo. "Dan dari Polres Sarolangun yang ada di situ Suku Anak Dalam. Kenapa begitu? Karena bermula dari penemuan Bilqis itu kok di sana," ujar Natalena.
Natalena menuturkan tim khusus ini akan langsung menggelar pertemuan dengan para stakeholder.
"Dengan adanya ini, kita libatkan juga Forkopimda. Jadi, kita membuat tim khusus. Tim khusus, kita undang Dinas Sosial itu hari Senin jadwalnya," ujar Natalena.
