Alasan Polisi Bebaskan 16 Pelaku Penjarahan Minimarket di Sibolga
4 Desember 2025 11:17 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Alasan Polisi Bebaskan 16 Pelaku Penjarahan Minimarket di Sibolga
Kini, 16 warga yang ditangkap karena penjarahan minimarket itu telah dibebaskan dan pulang ke rumah masing-masing.kumparanNEWS

Polres Sibolga telah membebaskan 16 pelaku yang menjarah minimarket di Sibolga pada Rabu (3/12). Mereka merupakan warga yang diduga menjarah minimarket karena bantuan bencana alam dari pemerintah belum tersalurkan secara menyeluruh.
Kini, 16 warga itu telah dibebaskan dan pulang ke rumah masing-masing.
Untuk diketahui, Kota Sibolga merupakan salah satu kawasan terparah yang terimbas banjir dan longsor yang terjadi sejak pekan lalu.
"Sudah (dibebaskan), info terakhir sudah dikembalikan (dipulangkan)," kata Kasi Humas Polres Sibolga, AKP Suyatno, saat dikonfirmasi, Kamis (4/12).
Suyatno menjelaskan bahwa warga yang dibebaskan tersebut dipulangkan karena mempertimbangkan situasi bencana yang terjadi.
"Mengingat dan menimbang situasi keadaan secara kemanusiaan. Kemudian dasarnya tidak ada yang keberatan," ujar Suyatno.
Suyatno menuturkan, pihak minimarket sampai saat ini tidak membuat laporan kepolisian atas penjarahan yang dilakukan oleh warga tersebut.
"Info sampai saat ini pihak minimarket tidak ada yang buat LP (Laporan Polisi), dan sudah dipanggil," ucap Suyatno.
Sebelumnya, Polres Sibolga mengamankan 16 orang pelaku yang terlibat dalam aksi penjarahan di beberapa minimarket di Sibolga pada Sabtu (29/11).
Suyatno mengatakan minimarket tersebut tak mengalami kerusakan. Namun ia menduga ada indikasi sebagian oknum memang dikomandoi untuk melakukan penjarahan.
"Sebagian tidak rusak, dan sebagian lagi seperti ada komando merusaknya," kata dia.
Suyatno merincikan 16 orang pelaku yang menjarah minimarket di Sibolga, yaitu:
"Para pelaku diamankan di lokasi berbeda dengan barang bukti berupa makanan ringan, minuman, dan sejumlah barang kebutuhan rumah tangga," ujar Suyatno.
Suyatno menjelaskan, situasi di Sibolga berada dalam pengawasan ketat aparat gabungan TNI-Polri untuk pengamanan lebih lanjut.
"Polres Sibolga mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi dan tetap menjaga ketertiban demi keamanan bersama," ucap Suyatno.
