Anggota Geng Kriminal di El Salvador Divonis Penjara Ratusan hingga Ribuan Tahun

22 Desember 2025 16:53 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anggota Geng Kriminal di El Salvador Divonis Penjara Ratusan hingga Ribuan Tahun
Anggota geng kriminal di El Salvador dijatuhi hukuman penjara ratusan hingga ribuan tahun.
kumparanNEWS
Para tahanan tetap berada di sel mereka saat Menteri Keamanan Kosta Rika Gerald Campos mengunjungi Pusat Penahanan Terorisme (CECOT) selama kunjungan yang diselenggarakan oleh Kepresidenan El Salvador di Tecoluca, El Salvador (4/4/2025). Foto: Marvin Recinos/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Para tahanan tetap berada di sel mereka saat Menteri Keamanan Kosta Rika Gerald Campos mengunjungi Pusat Penahanan Terorisme (CECOT) selama kunjungan yang diselenggarakan oleh Kepresidenan El Salvador di Tecoluca, El Salvador (4/4/2025). Foto: Marvin Recinos/AFP
Anggota geng kriminal di El Salvador dijatuhi hukuman penjara ratusan hingga ribuan tahun. Ada ratusan anggota geng kriminal yang dijatuhi hukuman penjara, dan beberapa di antaranya mendapat hukuman penjara hingga ratusan tahun.
Presiden Nayib Bukele dalam beberapa tahun terakhir meluncurkan kampanye melawan geng kriminal. Meski yang dilakukan Bukele telah mengurangi tingkat pembunuhan di El Salvador ke tingkat terendah dalam sejarah, namun kelompok HAM menuduh pihak berwenang melakukan pelanggaran.
Kantor Kejaksaan Agung dalam unggahan di X mengungkap 248 anggota geng jalanan Mara Salvatrucha (MS-13) dijatuhi "hukuman setimpal" atas kejahatan termasuk 43 pembunuhan dan 42 penghilangan paksa. Namun, tidak dirinci tanggal setiap hukuman atau apakah para terdakwa telah diadili di pengadilan.
Dikutip dari AFP, Senin (22/12), satu terdakwa bahkan dijatuhi hukuman penjara hingga 1.335 tahun. 10 terdakwa dijatuhi hukuman penjara beragam, mulai dari 463 tahun hingga 958 tahun.
Sejak Maret 2022, Bukele telah menindak geng-geng kriminal di bawah keadaan darurat. Dalam keadaan darurat, pihak berwenang dapat melakukan penangkapan tanpa surat perintah.
Para tahanan tetap berada di sel mereka saat Menteri Keamanan Kosta Rika Gerald Campos mengunjungi Pusat Penahanan Terorisme (CECOT) selama kunjungan yang diselenggarakan oleh Kepresidenan El Salvador di Tecoluca, El Salvador (4/4/2025). Foto: Marvin Recinos/AFP
Sumber resmi mengungkap lebih dari 90 ribu orang telah ditahan dan sekitar 8 ribu orang telah dibebaskan setelah diputuskan tidak bersalah.
Kelompok HAM Socorro Juridico Humanitario mengatakan, 454 warga El Salvador meninggal di penjara sejak penindakan dimulai.
Pemerintah El Salvador mengatakan MS-13 dan geng kriminal lainnya, Barrio 18, bertanggung jawab atas kematian sekitar 200 ribu orang selama tiga dekade. Kedua geng kriminal itu sebelumnya menguasai sekitar 80% wilayah negara, dan tingkat pembunuhan di El Salvador menjadi yang tertinggi di dunia.
"Mereka memeras korban yang memiliki usaha, menuntut uang dengan jumlah yang berbeda sebagai imbalan agar tidak melukai mereka," kata Kejaksaan Agung.
"Sejumlah orang bahkan harus menutup usaha mereka karena takut dengan ancaman itu," lanjutnya.
Para tahanan tetap berada di dalam sel di penjara mega Pusat Penahanan Kontra-Terorisme (CECOT), tempat ratusan anggota geng MS-13 dan 18 Street ditahan, di Tecoluca, El Salvador (4/4/2025). Foto: Marvin Recinos/AFP

Penerapan Hukum terhadap Geng Kriminal El Salvador Dipertanyakan

Namun, kelompok HAM di El Salvador mengatakan meski sepakat dengan penerapan hukum kepada para penjahat, muncul juga pertanyaan apakah hukuman yang dijatuhkan kepada pelaku telah mengikuti proses.
"Sayangnya tidak ada transparansi dalam proses peradilan," kata Samuel Ramirez dari gerakan untuk korban HAM, MOVIR.
Menurutnya, hukuman berat yang dijatuhkan kepada para pelaku merupakan strategi marketing populis yang menguntungkan Presiden Bukele.
Trending Now