Anggota TNI Tembak Desertir TNI di Keerom Papua: Pelaku Dantim BAIS, Ditahan

8 September 2025 15:01 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anggota TNI Tembak Desertir TNI di Keerom Papua: Pelaku Dantim BAIS, Ditahan
Kodam XVII/Cendrawasih menyampaikan perkembangan terkait kasus penembakan yang dilakukan Dantim BAIS kepada anggota TNI.
kumparanNEWS
Ilustrasi penembakan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penembakan. Foto: Shutterstock
Kodam XVII/Cenderawasih menyampaikan perkembangan terkait kasus penembakan yang dilakukan Komandan Tim Badan Intelijen Strategis (Dantim BAIS) kepada desertir anggota TNI pada Minggu (7/9) di Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua.
Pelaku adalah Kapten Inf John yang merupakan Dantim Satgas Ketapang Swasembada BAIS; sedangkan korban adalah Praka Petrus Muenda, desertir anggota Kodim 1715/Yahukimo.
Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Candra Kurniawan mengatakan pelaku saat ini ditahan di Pomdam XVII/Cenderawasih.
"Bahwa pelaku oknum Kapten JN sudah diamankan dan ditahan di Pomdam XVII/Cen untuk diproses hukum," kata Candra kepada wartawan, Senin (8/9).
Motif penembakan disebut berawal dari cekcok. Kapten John disebut meletuskan tembakan sebanyak 3 kali ke arah kepala korban. Bahkan, kejadian itu disebut disaksikan oleh warga sekitar.
Terkait ini, Kodam XVII/Cenderawasih mengatakan motif penembakan masih ditelusuri, namun mereka mengkonfirmasi korban adalah desertir.
"Penyebab terjadinya penembakan sedang diselidiki pihak Pomdam XVII/Cenderawasih. Sementara itu status Praka PM merupakan desertir dari satuan Kodim 1715/Yahukimo," ucap Candra.
"Peristiwa ini masih didalami motif dan kronologi kejadiannya," tambah dia.
Lokasi TNI tembak TNI di Papua. Foto: Polres Keerom
Sebelumnya Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo mengatakan kasus ini ditangani Polisi Militer Jayapura.
"Pelaku saat ini telah diamankan oleh Polisi Militer Jayapura untuk menjalani proses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Astoto kepada wartawan.
Hasil pemeriksaan di tempat perkara, ditemukan barang bukti berupa senjata api yang dipakai pelaku untuk menghabisi korban.
"Barang bukti berupa senjata api jenis Sig Sauer P224 yang digunakan dalam insiden juga telah disita," ucap Astoto.
Trending Now