Arab Saudi Umumkan Haji 2025 Berlangsung Sukses dan Bebas Insiden
9 Juni 2025 10:27 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
Arab Saudi Umumkan Haji 2025 Berlangsung Sukses dan Bebas Insiden
Puncak haji 2025 telah berakhir bagi jemaah yang mengambil nafar awal. Arab Saudi mengumumkan pelaksanaan ibadah pilar Islam kelima itu berlangsung sukses.kumparanNEWS

Puncak haji 2025 telah berakhir bagi jemaah yang mengambil nafar awal. Arab Saudi mengumumkan pelaksanaan ibadah pilar Islam kelima itu berlangsung sukses.
Pengumuman keberhasilan haji itu disampaikan Pangeran Saud bin Mishaal, Wakil Emir Wilayah Makkah sekaligus Wakil Ketua Komite Tetap Haji dan Umrah. Dia mengatakan, haji 2025 bebas dari segala insiden terkait keamanan, kesehatan, atau layanan.
Berbicara dari kantor pusat gubernur di Mina, Pangeran Saud menyampaikan ucapan selamat kepada pimpinan Kerajaan Arab Saudi.
βAtas nama Pangeran Khaled Al-Faisal, penasihat Wali Dua Masjid Suci dan Emir Wilayah Makkah, dan Pangeran Abdulaziz bin Saud bin Naif, Menteri Dalam Negeri dan Ketua Komite Haji Tertinggi β dan atas nama semua pekerja haji β saya menyampaikan ucapan selamat yang tulus kepada Wali Dua Masjid Suci Raja Salman bin Abdulaziz dan kepada Putra Mahkota dan Perdana Menteri Mohammed bin Salman atas pelaksanaan rencana operasional yang luar biasa, yang memungkinkan para jemaah untuk melaksanakan ibadah mereka dengan aman dan damai,β ujar Pangeran Saud, demikian dikutip dari Saudi Gazette, Senin (9/6).
Pangeran Saud menyampaikan rasa terima kasih kepada anggota sektor keamanan, kesehatan, dan layanan, serta kepada banyak relawan yang berkontribusi pada keberhasilan musim haji.
Dia juga menekankan ketulusan dan komitmen mereka untuk melayani para tamu Allah sesuai dengan arahan dari pimpinan Kerajaan.
Pangeran Saudi juga memuji para jemaah haji itu sendiri. Dia mengatakan, kerja sama dan kepatuhan jemaah terhadap peraturan dan instruksi haji yang ditetapkan pemerintah Saudi, memainkan peran kunci dalam keberhasilan haji 2025.
Persiapan Haji 2026 Segera Dimulai
Sebagai penutup, Pangeran Saud menegaskan bahwa persiapan untuk haji tahun depan akan segera dimulai.
βKerajaan β pimpinan, pemerintahan, dan rakyatnya β sangat bangga melayani tempat-tempat suci dan peziarah,β katanya.
βKami memohon kepada Allah SWT agar semua upaya kami untuk maju terus berhasil,β tutupnya.
Tak Ada Insiden Mencolok
Tahun ini haji diikuti lebih 1,67 juta, terdiri dari 1,5 jutaan dari luar negeri dan 167 ribuan dari dalam negeri Saudi (WN Saudi dan ekspatriat).
Tahun 2024, haji diwarnai dengan banyaknya jemaah meninggal pada masa puncak haji, yaitu saat periode Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina) karena kelelahan dan cuaca panas ekstrem.
Banyaknya jemaah haji ilegal β yang tak memiliki akomodasi memadai β membuat sarana transportasi, logistik, dan regu penolong kesulitan mengakses jemaah yang membutuhkan pertolongan. Video jemaah yang meninggal di pinggir jalan pun viral.
Sedikitnya 1.200 jemaah dari berbagai negara meninggal pada periode puncak itu, mayoritas jemaah ilegal korban penipuan agen travel.
Tak ingin mengulang peristiwa itu, pemerintah Saudi memperketat pelaksanaan haji 2025 dengan memberantas berbagai bentuk praktik haji ilegal.
Mereka yang coba memasuki Makkah dengan visa nonhaji langsung diamankan aparat keamanan dan mendapat sanksi berat.
Meski di sana sini masih ada keluhan jemaah β seperti yang disampaikan sejumlah jemaah Indonesia tentang tenda dan bus β tapi secara umum tak ada insiden besar pada haji 2025.
Tahun ini, Arab Saudi memberlakukan sistem baru, yaitu sistem multisyarikah (sebelumnya sistem muassasah) dan tidak menerbitkan visa furoda.
