Arif Satria: BRIN Harus Jadi Think Tank Pemerintah, Kita Kawal Program Prioritas
10 November 2025 16:16 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Arif Satria: BRIN Harus Jadi Think Tank Pemerintah, Kita Kawal Program Prioritas
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Rektor IPB University, Arif Satria, sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional.kumparanNEWS

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Rektor IPB University, Arif Satria, sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (10/11).
Usai pelantikan, Arif menegaskan lembaga yang dipimpinnya harus berperan sebagai think tank pemerintah dalam perumusan kebijakan strategis. Ia menilai setiap keputusan negara harus berbasis pada riset dan sains yang kuat.
βBRIN juga harus menjadi think tank pemerintah dalam mengambil kebijakan. Sehingga kebijakan-kebijakan yang kita ambil berbasis pada sains yang kuat, pada hasil riset yang kuat,β ujar Arif.
Arif mengungkapkan dirinya baru menerima penugasan sebagai Kepala BRIN pada siang hari sebelum pelantikan. Ia mengaku belum pernah membahas langsung jabatan tersebut dengan Presiden Prabowo.
βSaya belum pernah bertemu dengan Bapak Presiden membahas soal ini. Jadi baru tadi dihubungi oleh Pak Seskab sekitar pukul setengah satu, bahwa hari ini ada penugasan untuk saya dan bidang yang ditugaskan sesuai dengan bidang yang selama ini saya geluti,β katanya.
Bakal Kawal Program Prioritas Prabowo
Meski begitu, Arif menyebut telah beberapa kali berinteraksi dengan Prabowo dalam berbagai forum, termasuk kegiatan di Kementerian Pertahanan dan pertemuan para rektor.
Dari sejumlah kesempatan itu, ia menangkap arah kebijakan Presiden yang menekankan penguatan ketahanan nasional di bidang pangan, energi, dan air.
βInsyaallah BRIN akan mengawal program-program prioritas dari Bapak Presiden terkait dengan soal pangan, energi, dan air,β ujarnya.
Arif juga menekankan pentingnya memperkuat riset dan inovasi nasional karena hal tersebut berkaitan langsung dengan kemajuan ekonomi suatu negara. Menurutnya, semakin tinggi indeks inovasi global, semakin tinggi pula pendapatan per kapita.
βKalau semakin tinggi global score innovation index, itu hampir pasti juga GDP per kapita akan tinggi. Sehingga kita mau tidak mau harus menggenjot bidang R&D dan inovasi ini,β tandasnya.
